Ketua Tim Kampanye Jokowi Harus Tokoh Muda, Nasionalis, dan Religius
Jumat, 24 Agustus 2018 | 22:40 WIB
Jakarta - Gerakan Relawan untuk Demokrasi (Garuda) memberikan sejumlah kriteria yang layak dan produktif bagi ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Garuda berharap ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf berasal dari tokoh muda yang cerdas, mudah bergaul, dan santun, juga nasionalis dan religius.
"Kami berharap ketua tim pemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf adalah tokoh muda yang cerdas, santun, dan mudah bergaul," ujar Ketua Umum Garuda Gideon Wijaya Ketaren di sela-sela acara syukuran pembukaan kantor baru relawan Garuda di Jalan Pangeran Jayakarta, Jakarta, Jumat (24/8).
Menurut Gideon, tokoh muda yang bakal menjadi ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf harus memiliki wawasan yang luas dan bisa masuk serta diterima semua kalangan. Dalam diri tokoh muda itu, kata dia, juga harus memiliki jiwa religius dan nasionalis. "Jadi, harus merupakan perpaduan nasionalis dan religius sehingga dalam dirinya mempunyai kekuatan untuk merangkul dan menyatukan semua kekuatan bangsa," kata dia.
Gideon enggan menyebut dan menjagokan tokoh muda tertentu yang layak menjadi Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf. Namun, dia berharap Jokowi dan Koalisi Indonesia Kerja bisa mendapatkan tokoh muda yang diharapkan Relawan Garuda. "Silakan Pak Jokowi, KH Ma'ruf Amin, dan sembilan sekretaris jenderal partai penduung mencari dan menemukan tokoh muda tersebut," imbuh dia.
Lebih lanjut, dia mengatakan jika tokoh muda yang gaul, cerdas, dan santun yang dipilih menjadi ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf, maka bisa mendongkrak perolehan suara pasangan itu, khususnya di kalangan pemilih muda atau kelompok milenial. "Jumlah pemilih muda dan milenial cukup signifikan dan kehadiran ketua tim kampanye yang muda bisa menjadi daya tarik bagi pemilih milenial," tutur dia.
Sementara, Ketua Dewan Pembina Garuda Jonni Hermanto mengatakan, pihaknya terus berkonsolidasi untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019. Saat ini, kata Jonni, Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) telah resmi bergabung dengan relawan Garuda.
"Jadi, sekitar 35.000 nelayan yang berada di bawah LKPI di seluruh Indonesia telah menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf. Kita terus menggalang kekuatan elektoral dengan menyosialisasikan program-program Jokowi yang memberikan dampak besar bagi kesejahteraan bangsa," kata Jonni.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




