Aparat Keamanan Kuasai Markas Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua

Sabtu, 15 September 2018 | 18:30 WIB
RI
IC
Penulis: Robert Isidorus | Editor: CAH
Sejumlah barang bukti yang ditemukan di Markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Timika yang berlokasi di Jalan Freeport Kompleks Bendungan, digeledah aparat gabungan TNI-Polri, Sabtu pagi, 15 September 2018.
Sejumlah barang bukti yang ditemukan di Markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Timika yang berlokasi di Jalan Freeport Kompleks Bendungan, digeledah aparat gabungan TNI-Polri, Sabtu pagi, 15 September 2018. (istimewa)

Timika - Aparat Keamanan TNI-Polri kembali mengungkap jaringan pemasok senjata dan amunisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Sabtu (15/9) pagi.

Pengungkapan jaringan pemasok senjata dan amunisi ke KKB tersebut, merupakan pengembangan atas penangkapan pelaku pembawa ratusan amunisi di bandara Mozes Kilangin Mimika beberapa waktu lalu.

Dalam rilis yang diterima Beritasatu.com, Danyon 754 Mimika, Letkol Infantri Johanis Parisussa menyampaikan bahwa, TNI-Polri berhasil mengungkap jaringan tersebut karena merupakan bentuk pelanggaran hukum negara yang berdampak pada ancaman bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakapolres Mimika Kompol Arnolis Korowa.

Menurut Kompol Korowa, TNI-Polri telah bersinergi dalam menjaga kedaulatan NKRI yang selalu diganggu oleh KKB.

Lanjut Korowa, Markas KKB yang juga merupakan markas KNPB Mimika telah berhasil dikuasai aparat keamanan. Dalam kurun waktu singkat berhasil diamankan sejumlah amunisi dan senjata serta bendera bintang kejora serta sejumlah bom molotov.

"Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Mimika, untuk menghadapi proses penyidikan, dimana tersangka harus mempertanggungjawabkan segala perbuatannnya," kata Wakapolres Mimika, Kompol Arnolis Korowa.

Adapun tersangka seluruhnya berjumlah 9 orang dan sejumlah barang bukti berupa, 2 buah senpi laras pendek jenis FN, jenis revolver rakitan, amunisi kaliber 5,56, parang, anak Panah dan busurnya, kampak, serta sejumlah atribut bendera bintang kejora.

Pengungkapan ini setidaknya telah memberikan pengetahuan bagi kita dari mana selama ini kepemilikan senjata dan amunisi kelompok kriminal bersenjata, yang selalu melakukan perlawanan terhadap TNI-Polri di Papua.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon