Maruarar: Anak Muda Harus Disiapkan Hadapi Dunia Nyata
Jumat, 19 Oktober 2018 | 20:24 WIB
Jakarta- Anggota Komisi XI DPR Maruarar Sirait mengingatkan generasi muda harus disiapkan menghadapi dunia nyata sejak dini. Tujuannya agar setelah lulus sekolah, anak-anak mampu menghadapi tantangan yang makin besar seperi memupuk rasa persatuan di masyarakat.
"Sekolah juga harus mempersipkan murid-muridnya bagaimana Indonesia bersatu tidak membedakan satu sama lain baik etnis, suku dan agama," ujar Maruarar dalam diskusi bertema "Memaknai Semarak Pesta Demokrasi 2019" yang diselenggaarakan SMA Santa Ursula di Jakarta Pusat, Jumat (19/10).
Hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang dihadiri ratusan siswi SMA Santa Ursula itu adalah dosen Fakultas Hukum Universitas Atmajaya Jakarta, Valentina Sagala. Diskusi dimoderatori alumni SMA Santa Ursula Bernika Yustiasian Narang.
Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan, bagaimana proklamator bangsa Indonesia Bung Karno mengajarkan agar jangan melupakan JAS Merah. Ia juga bercerita bahwa sewaktu masih duduk di SMA, politik Indonesia dikuasai rezim orde baru.
Dulu partai yang berkuasa itu Golkar. Pemerintahan bersifat sentralistik yang menguasai berbagai macam sendi kehidupan. "Politik kami (PDIP) berada di oposisi waktu itu. Bapak saya Sabam Sirait adalah orang yang sederhana, saya lahir dari keluarga sederhana. Kami tinggal di Rempoa Bintaro Jakarta Selatan," kata dia.
Pria yang akrab disapa Ara pun menceritakan bagaimana ayahnya Sabam Sirait ikut bersama koleganya memperjuangkan demokrasi di Indonesia. Ara kecil, ketika melihat sang Ayah, beberapa kali diinterogasi dan diperiksa aparat karena secara politik berbeda dengan penguasa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




