Jokowi: Jangan Ada yang Teriak Pesimistis Lagi
Minggu, 10 Maret 2019 | 12:12 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Calon presiden (capres) 01 Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya optimisme. Jokowi tidak ingin muncul pesimisme di tengah-tengah masyarakat.
"Saya meyakini dengan optimisme, saya meyakini bukan pesimisme, kita akan bersama-sama membawa negara ini maju. Jangan sampai ada yang teriak-teriak pesimisme lagi," kata Jokowi.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Perjuangan, Bandung, Jabar, Minggu (10/3/2019). "Jangan juga ada yang teriak-teriak Pasal 33 (UUD 1945), Pasal 33. Jangan sampai ada lagi yang teriak-teriak 1% (masyarakat) menguasai 90% aset. Tapi dia sendiri memiliki 5 kali provinsi Jakarta lahannya," ungkap Jokowi.
Jokowi tak menyebut pihak dimaksud. Para pendukungnya terdengar meneriakkan kata "rebut kembali" dan "balikin".
"Balikin-balikin, kaya lagunya Slank saja. Jadi perlu saya ingatkan sebetulnya yang namanya pemberian lahan itu tidak apa-apa, legal saja tidak ada masalah. Memberikan konsesi perusahaan itu juga legal legal saja tidak ada masalah, tetapi lahan itu harus produktif, lahan itu harus memberikan manfaat kepada negara, lahan itu harus memberikan manfaat epada rakyat," ucap Jokowi seraya disambut pekik "balikin-balikin" dari pendukung.
Jokowi menyatakan, dirinya justru dituding-tuding memberi konsesi, hutan sosial, membagikan sertifikat kepada rakyat tidak berguna, dan bermanfaat.
"Yang sudah saya bagikan kepada koperasi, kepada pondok pesantren, kepada rakyat, kepada petani, kepada nelayan, berupa konsesi-konsesi selama 35 tahun sudah 2,6 juta hektar, selama 4 tahun. Sertifikat yang sudah kita berikan kepada rakyat sertifikat tanda bukti hukum hak atas tanah yang sudah kita berikan sudah lebih dari 16 juta sertifikat, kok dibilang katanya tidak bermanfaat. Apa pengennya semua diberikan kepada yang gede-gede saja?," tukas Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




