PMI Dirikan 6 Posko Siaga Wisata di Kepulauan Seribu
Senin, 18 Juni 2012 | 00:07 WIB
Kasus kecelakaan yang pernah terjadi di Kepulauan Seribu, seperti kecelakaan pengunjung saat bermain banana boat, jatuh dari jembatan, kecelakaan penyelaman.
Untuk memberikan pelayanan medis kepada para wisatawan yang berkunjung, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kepulauan Seribu mendirikan enam posko siaga wisata. Keenam posko itu didirikan di Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Harapan, serta di Pelabuhan Muara Angke.
"Pendirian posko tersebut untuk memberikan pelayanan medis yang cepat bagi wisatawan yang berkunjung ke lima pulau wisata pemukiman tersebut," kata Natsir Sabara, Ketua PMI Kepulauan Seribu yang juga menjabat Wakil Walikota Jakarta Utara, Minggu (17/6).
Menurut Natsir, pendirian posko juga dilakukan lantaran terdapat beberapa kasus kecelakaan yang pernah terjadi di Kepulauan Seribu, seperti kecelakaan pengunjung saat bermain banana boat, jatuh dari jembatan, kecelakaan penyelaman dan kecelakaan kapal wisata.
Diungkapkan Natsir, di setiap posko itu dilengkapi alat pertolongan pertama, tenda evakuasi, dan dua relawan yg bertugas selama 24 jam penuh setiap hari Sabtu dan Minggu.
"Jadi, posko tersebut merupakan pertolongan pertama kepada korban. Jika memang harus mendapatkan pertolongan lebih lanjut, langsung dibawa ke Puskesmas dan RSUD," ungkap dia, seperti dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta.
Adapun sejumlah puskesmas yang berada di enam pulau kelurahan, yaitu kelurahan Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Panggang, Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. Sedangkan, RSUD berada di pulau ibu kota kabupaten yakni, di Pulau Pramuka.
Enam lokasi Posko Siaga Wisata tersebut terdapat di Taman Arsya Pulau Untung Jawa, Pantai Pasir Perawan Pulau Pari, Jembatan Cinta Pulau Tidung, Taman Ekosistem Laut Pulau Pramuka, Taman Marlin Pulau Harapan, dan Pelabuhan Muara Angke.
Untuk memberikan pelayanan medis kepada para wisatawan yang berkunjung, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kepulauan Seribu mendirikan enam posko siaga wisata. Keenam posko itu didirikan di Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Harapan, serta di Pelabuhan Muara Angke.
"Pendirian posko tersebut untuk memberikan pelayanan medis yang cepat bagi wisatawan yang berkunjung ke lima pulau wisata pemukiman tersebut," kata Natsir Sabara, Ketua PMI Kepulauan Seribu yang juga menjabat Wakil Walikota Jakarta Utara, Minggu (17/6).
Menurut Natsir, pendirian posko juga dilakukan lantaran terdapat beberapa kasus kecelakaan yang pernah terjadi di Kepulauan Seribu, seperti kecelakaan pengunjung saat bermain banana boat, jatuh dari jembatan, kecelakaan penyelaman dan kecelakaan kapal wisata.
Diungkapkan Natsir, di setiap posko itu dilengkapi alat pertolongan pertama, tenda evakuasi, dan dua relawan yg bertugas selama 24 jam penuh setiap hari Sabtu dan Minggu.
"Jadi, posko tersebut merupakan pertolongan pertama kepada korban. Jika memang harus mendapatkan pertolongan lebih lanjut, langsung dibawa ke Puskesmas dan RSUD," ungkap dia, seperti dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta.
Adapun sejumlah puskesmas yang berada di enam pulau kelurahan, yaitu kelurahan Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Panggang, Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. Sedangkan, RSUD berada di pulau ibu kota kabupaten yakni, di Pulau Pramuka.
Enam lokasi Posko Siaga Wisata tersebut terdapat di Taman Arsya Pulau Untung Jawa, Pantai Pasir Perawan Pulau Pari, Jembatan Cinta Pulau Tidung, Taman Ekosistem Laut Pulau Pramuka, Taman Marlin Pulau Harapan, dan Pelabuhan Muara Angke.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




