Ma'ruf: Demokrat dan PAN Mungkin Gabung

Selasa, 11 Juni 2019 | 20:40 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri buka puasa bersama para santri dan tokoh masyarakat di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Shalahuddin Al Ayyubi Jakarta di Papanggo, Jakarta Utara, Sabtu (25/5/2019).
Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri buka puasa bersama para santri dan tokoh masyarakat di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Shalahuddin Al Ayyubi Jakarta di Papanggo, Jakarta Utara, Sabtu (25/5/2019). (Beritasatu Photo/Carlos Roy Fajarta Barus)

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin mengatakan Partai Demokrat (PD) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mungkin saja bergabung ke koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Soal jatah kabinet buat mereka, Ma'ruf menegaskan itu urusan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau (PD dan PAN, red) bergabung sih mungkin. Kalau soal kabinet urusan Pak Jokowi," kata Kiai Ma'ruf menjawab wartawan, Selasa (11/6/2019).

Kiai Ma'ruf menekankan dirinya sama sekali belum tahu soal konfigurasi kabinet periode berikutnya. Ma'ruf justru bingung ketika ada media massa yang bertanya ke dirinya soal 'kabinet rekonsiliasi'. Sebab Jokowi sama sekali belum memberi tahu soal 'kabinet rekonsiliasi'.

"Saya belum diberitahu Pak Jokowi. Seperti apa sih (kabinet rekonsiliasi, red?)? Rekonsiliasi saja belum, kok (sudah bicara, red) kabinetnya," kata Ma'ruf.

Menurut dia, pembicaraan untuk rekonsoliasi belum dilakukan karena sedang mencari waktu untuk pelaksanaannya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon