Ifa Isfansyah Gandeng Sineas Muda Yogyakarta
Rabu, 24 Juli 2019 | 20:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Produser film kenamaan Indonesia, Ifa Isfansyah, tengah menggarap satu film pendek berjudul #Instalie bersama sineas muda dari Yogyakarta. Film tersebut mencoba mengambil gambaran kehidupan anak muda, yang dalam kehidupan kesehariannya diisi dengan aktivitas bersosial media, dan bahkan menjadi bagian dari identifikasi status sosial mereka.
Ifa Isfansyah sendiri merasa senang berkolaborasi dengan filmmaker muda untuk pembuatan film. Baginya berkolaborasi dengan generasi muda juga memberikan pengalaman tersendiri. Terlebih, naskah film ini diambil dari kehidupan dan perspektif anak muda, sehingga dirinya merasa dapat belajar dari perspektif anak-anak muda dalam menggarap sebuah film.
"Menggabungkan dua generasi di dunia film akan selalu memiliki sesuatu yang menarik, terlebih masing-masing generasi mempunyai perspektif yang berbeda, dan setiap generasi juga memiliki tantangannya tersendiri," ujar Ifa dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Rabu (24/7/2019).
Ifa Isfansyah yang terakhir memproduseri film Kucumbu Tubuh Indahku (2018) garapan sutradara Garin Nugroho, merasa sejauh ini proses pembuatan film berjalan dengan lancar. Ia juga berusaha memberikan ruang yang besar bagi para filmmaker muda ini untuk mengembangkan kreativitasnya, baik dalam hal pengembangan naskah, sampai pada proses syuting di lapangan.
"Sejauh ini dalam hal rencana produksi berjalan cukup lancar dan on the track. Namun yang paling penting dalam penggarapan film ini, saya tidak memaksakan apa yang ada di kepala saya, dan memberikan ruang bagi mereka untuk berekspresi dalam satu project ini," sambung Ifa.
Sementara itu, sutradara film Luthfi Dzulfikar juga merasa senang mendapatkan kepercayaan dan pengalaman dari Ifa Isfansyah. Sebagai seorang filmmaker senior di tanah air, Ifa Isfansyah dinilai mampu mendampinginya untuk bisa membangun soul dalam film ini, karakter dari setiap tokoh di film, juga dalam hal naskah dan skrip film.
"Saya begitu menaruh hormat pada Mas Ifa yang tak ragu untuk membagi pengetahuan dan pengalamannya dalam proses pembuatan film. Ia banyak memberikan masukan menarik yang mungkin tidak ada dalam pikiran saya, salah satunya adalah dalam hal membangun logika dan alur cerita film. Hal yang mungkin hanya bisa dipelajari oleh pengalaman," ujar Luthfi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Gelar Gladi Resik Sambut Jenazah Mayor Zulmi di Rumah Duka




