PKS Lampung Galang Dana untuk Hidayat-Didik
Jumat, 29 Juni 2012 | 20:31 WIB
"Penggalangan dana tersebut sebagai bentuk dukungan PKS Lampung untuk pemenangan pasangan calon tersebut."
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung menggalang dana untuk pemenangan pasangan calon Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
"Penggalangan dana tersebut sebagai bentuk dukungan PKS Lampung untuk pemenangan pasangan calon tersebut," kata Bendahara DPW PKS Lampung Agus Kurniawan dalam rilisnya, di Bandarlampung, Jumat (29/6).
Menurutnya, penggalangan dana atau mereka menyebutnya sebagai 'rewangan' merupakan inisiatif struktur pengurus partai di daerah, demi ikut memenangkan pasangan calon yang dijagokan oleh PKS.
"Insiatif itu sudah kita awali dari rapat pengurus harian DPW pekan lalu, dalam rapat itu terkumpul dana senilai Rp2,75 juta sebagai awalan, informasi terakhir dana yang telah terkumpul Rp50 juta," ujarnya.
Agus menambahkan, insiatif itu telah digulirkan ke kalangan internal kader dan langsung mendapat tanggapan positif dari kalangan struktur dan kader itu sendiri.
Lebih lanjut dia mengatakan, penggalangan dana tersebut tidak menutup kemungkinan terbuka bagi masyarakat Lampung yang ingin memberi dukungan pada pasangan itu.
"Pengumpulan dana akan kita hentikan pada akhir Juli 2012 atau setelah mencapai target Rp100 juta," kata dia.
Pilkada DKI, bagi struktur PKS Lampung sangat penting karena terjadi di ibu kota negara, yang dalam berbagai aspek menjadi tolok ukur bagi daerah lain.
"Bagi kader PKS, mekanisme 'sunduquna juyubuna' atau merogoh kantong-kantong sendiri atau rewangan ini sudah hidup menjadi kultur sehingga tidak dirasa sulit," katanya.
Terkait pilkada Gubernur Lampung sendiri, PKS saat ini tengah menyelesaikan pemilihan raya (pemira) internal yang mengumpulkan usulan dari segenap kader inti se-Lampung.
Dalam usulan calon gubernur dari internal terdapat 11 nama tokoh PKS yang mengemuka, antara lain Gufron Azis Fuadi, Hantoni Hasan, KH Mufti Salim, KH Abdul Hakim, Al Muzzammil Yusuf, Johan Sulaiman, Ahmad Jajuli, Mardani Umar,Ahmad Junaidi Auly, Antoni Imam, dan Akhmadi Sumaryanto.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung menggalang dana untuk pemenangan pasangan calon Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
"Penggalangan dana tersebut sebagai bentuk dukungan PKS Lampung untuk pemenangan pasangan calon tersebut," kata Bendahara DPW PKS Lampung Agus Kurniawan dalam rilisnya, di Bandarlampung, Jumat (29/6).
Menurutnya, penggalangan dana atau mereka menyebutnya sebagai 'rewangan' merupakan inisiatif struktur pengurus partai di daerah, demi ikut memenangkan pasangan calon yang dijagokan oleh PKS.
"Insiatif itu sudah kita awali dari rapat pengurus harian DPW pekan lalu, dalam rapat itu terkumpul dana senilai Rp2,75 juta sebagai awalan, informasi terakhir dana yang telah terkumpul Rp50 juta," ujarnya.
Agus menambahkan, insiatif itu telah digulirkan ke kalangan internal kader dan langsung mendapat tanggapan positif dari kalangan struktur dan kader itu sendiri.
Lebih lanjut dia mengatakan, penggalangan dana tersebut tidak menutup kemungkinan terbuka bagi masyarakat Lampung yang ingin memberi dukungan pada pasangan itu.
"Pengumpulan dana akan kita hentikan pada akhir Juli 2012 atau setelah mencapai target Rp100 juta," kata dia.
Pilkada DKI, bagi struktur PKS Lampung sangat penting karena terjadi di ibu kota negara, yang dalam berbagai aspek menjadi tolok ukur bagi daerah lain.
"Bagi kader PKS, mekanisme 'sunduquna juyubuna' atau merogoh kantong-kantong sendiri atau rewangan ini sudah hidup menjadi kultur sehingga tidak dirasa sulit," katanya.
Terkait pilkada Gubernur Lampung sendiri, PKS saat ini tengah menyelesaikan pemilihan raya (pemira) internal yang mengumpulkan usulan dari segenap kader inti se-Lampung.
Dalam usulan calon gubernur dari internal terdapat 11 nama tokoh PKS yang mengemuka, antara lain Gufron Azis Fuadi, Hantoni Hasan, KH Mufti Salim, KH Abdul Hakim, Al Muzzammil Yusuf, Johan Sulaiman, Ahmad Jajuli, Mardani Umar,Ahmad Junaidi Auly, Antoni Imam, dan Akhmadi Sumaryanto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




