Kepala Staf Kepresidenan Minta Buzzer Berhenti Menyakiti

Selasa, 8 Oktober 2019 | 14:40 WIB
CP
FB
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: FMB
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko. (BeritaSatu TV)

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko meminta para pendengung di media sosial (medsos) atau buzzer untuk bersikap bijak. Artinya, pilihan terhadap diksi-diksi yang negatif dan menyerang pihak tertentu sebaiknya tidak digunakan.

"Saya juga berbicara, sudahlah. Kita gunakan pilihan kata yang nyaman dan jangan saling menyakiti. Kita bangsa besar yang harus saling gotong royong dalam segala hal," kata Moeldoko di Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Disebut Warganet Kakak Pembina Buzzer Jokowi, Ini Respons Moeldoko

Moeldoko telah menyampaikan imbauan tersebut kepada seluruh buzzer kelompok manapun. Sebab, menurut Moeldoko, para buzzer tidak berada dalam satu komando. Masing-masing pegiat medsos bergerak sendiri, termasuk para relawan dan tokoh-tokoh lainnya.

Moeldoko menambahkan, buzzer sulit untuk ditertibkan, karena secara administrasi tidak dibuat. "Kita tidak membuat struktur sama sekali. Enggak ada, tetapi itu berkembang masing-masing," imbuh Moeldoko.

Moeldoko Tepis Rumor KSP Koordinasi Buzzer

Moeldoko menuturkan, kehadiran buzzer sebagian besar dalam rangka menjaga muruah pemimpin atau panutan. Moeldoko menyatakan, kondisi politik di Indonesia sudah kondusif pasca-Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019.

"Sekarang yang diperlukan adalah dukungan politik yang lebih membangun, bukan dukungan politik yang bersifat destruktif. Karena kalau buzzer-buzzer ini selalu melemparkan kata-kata yang tidak enak didengar, tidak enak di hati, nah itu lah destruktif dan itu sudah enggak perlulah," tegas Moeldoko.

"Di antara partai politik saat ini sudah bersepakat untuk berkolaborasi, maka saya berharap buzzer dari segala penjuru ini juga harus menurunkan egonya. Semangat untuk mendukung idolanya tetap dipertahankan tetapi semangat untuk membangun kebencian harus dihilangkan." 

Buzzer Politik Belum Diatur dalam UU ITE



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon