Diduga Tak Sanggup Bayar Cicilan Mobil, Pengemudi Taksi Daring Bunuh Diri

Selasa, 7 April 2020 | 19:10 WIB
MN
JS
Penulis: Mikael Niman | Editor: JAS
Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

Bekasi, Beritasatu.com – JL (33), pengemudi taksi daring mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kediamannya, Kampung Linggir, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Senin (6/4/2020) malam. Berdasarkan keterangan orang terdekat, korban nekat gantung diri diduga karena tak sanggup lagi membayar cicilan kredit mobil yang menunggak sejak dua bulan lalu.

"Dugaan sementara, korban melakukan hal itu karena terhimpit ekonomi," ujar Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Sumarjan, Selasa (7/4/2020).

Korban pertama kali ditemukan menggantung, oleh anak korban sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu, tubuh korban telah menggantung dengan seutas tambang di pohon sengon tak jauh dari rumahnya.

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat anak korban melihat korban sedang melepaskan tali tambang ayunan di rumahnya. Tambang tersebut dibawa ke belakang rumah. Saat dipergoki oleh anaknya, korban berupaya menghindar dan mengelabui anaknya.

Selepas Magrib, anak korban tidak lagi melihat korban di rumah. Setelah dicari di belakang rumah, kaget bukan kepalang saat menemukan bapaknya sudah menggantung dengan seutas tambang merah.

Anak korban berteriak minta pertolongan ibunya dan tetangga. Tetangga yang datang, langsung menurunkan tubuh korban dari tali gantungan, dengan kondisi sudah meninggal.

Petugas Kepolisian yang datang ke lokasi mendapati, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Sebelumnya, menurut penuturan istri korban, ada pria yang datang ke rumahnya menagih cicilan kredit mobil. Sejak kejadian itu, korban sudah dua bulan tidak mencari penumpang.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon