Jasad Berwajah Oriental Dibuang di Selokan

Senin, 30 Juli 2012 | 11:50 WIB
AN
B
Penulis: Antara/ Ratna Nuraini | Editor: B1
Ilustrasi--Garis polisi yang dibentangkan untuk menandai adanya sebuah peristiwa pidana.
Ilustrasi--Garis polisi yang dibentangkan untuk menandai adanya sebuah peristiwa pidana. (ist)
Korban mengenakan pakaian koas putih bertuliskan livepool dan jeans hitam.

Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan tergeletak dalam selokan di Jl Medika Blok 1B, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, di depan jalan masuk Kantor Arsip Pemerintah Kota Bogor, pagi ini.

Mayat laki-laki ditemukan dalam kondisi terbungkus kardus bekas suku cadang motor dan diikat tali serta lakban. Penemuan mayat diketahui pertama kali oleh Sugeng, 36, penyapu jalan di sekitar kompleks.

"Penemuan pertama oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB. Warga melihat ada kardus mencurigakan, saat diamati terlihat sepasang kaki," kata Kapolsek Bogor Barat Komisaris Hida Tjahyono.

Kompol Hida mengatakan, diduga korban adalah korban penganiayaan, dilihat dari luka pada bagian kepala yang ditutup dengan jaket. Diperkirakan mayat berumur 30 tahun, berbadan gempal, dan berkulit putih bersih.

"Korban memiliki wajah oriental, rambut panjang, berat 70 kg dan tinggi 167 cm. Susunan gigi bawah tidak rata," kata Kompol Hida.

Korban mengenakan pakaian koas putih bertuliskan livepool, celana jins hitam dan celana dalam warga abu-abu. Sementara jaket korban berwarna hitam digunakan oleh pelaku untuk menutupi muka korban yang luka akibat benda tumpul.

"Kita sudah melakukan oleh tempat kejadian perkara, korban kita bawa ke RS PMI untuk otopsi," katanya.

Hida mengatakan, penemuan mayat dalam kardus tanpa identitas cukup sulit untuk diungkapkan. Oleh karena itu, perlu penyidikan lebih lanjut. "Apapun petunjuknya semua kita kumpulkan, semoga hasil visum bisa diketahui identitasnya. Kardus-kardus yang digunakan oleh pelaku juga menjadi kunci buat pengembangan kita mencari pelaku," kata Hida.

Sementara itu, suasana di Kompleks Perumahan Bumi Menteng Asri yang biasanya lengang mendadak ramai dengan temuan mayat tersebut. Warga berbondong-bondong melihat proses evakuasi korban. Menurut Rais, 45, tukang becak di perumahan tersebut, lokasi pembuangan mayat tersebut memang sunyi dan gelap.

"Di sana tidak ada lampu penerangan jalan. Jadi kalau malam gelap banget," katanya.

Sementara itu, Lurah Menteng Heru Sudewo mengatakan, peristiwa penemuan mayat tersebut pertama kali terjadi di wilayahnya. Mengantisipasi terjadinya hal serupa, pihak kelurahan mengintensifkan jaga malam dan pemasangan lampu jalan.

"Kami akan perketat lagi penjagaan, tidak ingin tempat kami dijadikan pembuangan mayat. Di lokasi yang belum ada penerang jalan akan kami pasang lampu jalan," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon