"Perang" Apple dan Samsung Memanas di Australia
Selasa, 7 Agustus 2012 | 00:27 WIB
Australia menjadi salah satu negara di mana Apple dan Samsung terlibat klaim paten.
Dua produsen ponsel pintar dunia, Apple Incorporated dan Samsung Electronics, terlibat pertarungan klaim paten di sejumlah negara. Tapi, hanya di Australia keduanya terlibat dalam pengadilan "panas"
Reuters menyebut istilah 'bak mandi panas' untuk pertarungan paten itu yang merujuk pada kesaksian sejumlah ahli di pengadilan secara serentak atau bersama dalam ruang saksi--bukan kesaksian satu per satu sebagaimana pengadilan umum.
Praktik kesaksian bersama itu telah menjadi pemandangan yang lumrah dalam teknik pengadilan kompleks di Australia seperti perselisihan paten Apple dan Samsung.
Para pendukung praktik itu berpendapat praktik kesaksian itu menghemat waktu dan sumber daya, selain mencegah agar para ahli tidak tidak disewa oleh penggugat dan memberikan kesaksian yang berlebihan.
"Saya kira dalam kasus seperti ini, praktik kesaksian bersama merupakan pendekatan yang tepat," kata pengacara paten dari kantor pengacara Watermark Australia, Mark Summerfield.
Australia menjadi salah satu negara di mana Apple dan Samsung terlibat klaim paten. Apple menuduh Samsung telah meniru desain dan fungsi sejumlah tablet dan ponsel pintar.
Sementara, Samsung juga menuduh balik Apple karena melanggar paten teknologi transmisi nirkabel. Mekansime kesaksian dalam kasus Apple-Samsung itu mengubah sistem peradilan negeri Australia menjadi lebih jeli seperti halnya pengadilan di Eropa dan Asia.
Dua produsen ponsel pintar dunia, Apple Incorporated dan Samsung Electronics, terlibat pertarungan klaim paten di sejumlah negara. Tapi, hanya di Australia keduanya terlibat dalam pengadilan "panas"
Reuters menyebut istilah 'bak mandi panas' untuk pertarungan paten itu yang merujuk pada kesaksian sejumlah ahli di pengadilan secara serentak atau bersama dalam ruang saksi--bukan kesaksian satu per satu sebagaimana pengadilan umum.
Praktik kesaksian bersama itu telah menjadi pemandangan yang lumrah dalam teknik pengadilan kompleks di Australia seperti perselisihan paten Apple dan Samsung.
Para pendukung praktik itu berpendapat praktik kesaksian itu menghemat waktu dan sumber daya, selain mencegah agar para ahli tidak tidak disewa oleh penggugat dan memberikan kesaksian yang berlebihan.
"Saya kira dalam kasus seperti ini, praktik kesaksian bersama merupakan pendekatan yang tepat," kata pengacara paten dari kantor pengacara Watermark Australia, Mark Summerfield.
Australia menjadi salah satu negara di mana Apple dan Samsung terlibat klaim paten. Apple menuduh Samsung telah meniru desain dan fungsi sejumlah tablet dan ponsel pintar.
Sementara, Samsung juga menuduh balik Apple karena melanggar paten teknologi transmisi nirkabel. Mekansime kesaksian dalam kasus Apple-Samsung itu mengubah sistem peradilan negeri Australia menjadi lebih jeli seperti halnya pengadilan di Eropa dan Asia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




