Bibit-Chandra Siap ke Pengadilan

Senin, 11 Oktober 2010 | 07:11 WIB
JG
B
Penulis: Juan Ardya Guardiola | Editor: B1

Tim pengacara Bibit-Chandra mengaku banyak fakta yang menyebutkan kasus kliennya adalah rekayasa.

Tim Pengacara Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah siap maju ke pengadilan karena sudah banyak fakta yang menyebutkan kasus yang menimpa kliennya adalah rekayasa.
 
"Kami berani maju ke meja hijau," kata Taufik Basari, salah satu pengacara Bibit-Chandra.
 
Menurutnya, "bola" sekarang ada di Kejaksaan Agung dan tim pengacara Bibit-Chandra hanya bisa menyarankan Kejaksaan Agung untuk melakukan pemeriksaan kembali terhadap perkara kliennya.
 
Mahkamah Agung menolak peninjauan kembali yang diajukan Kejaksaan Agung terhadap putusan penolakan banding pembatalan SKPP Bibit-Chandra oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Para hakim agung menilai, Mahkamah Agung menurut Undang-Undang Mahkamah Agung No. 5 /2004 pasal 45A tidak berkompeten memeriksa peninjauan kembali yang diajukan oleh  Kejaksaan Agung.
 
Alexander Lay, anggota tim pengacara Bibit-Chandra lainnya menyatakan, fakta-fakta itu antara lain, vonis terhadap Anggodo Widjojo oleh Pengadilan Tipikor yang menyebutkan bahwa Anggodo telah berupaya melakukan pemufakatan jahat untuk menyuap pimpinan KPK. Bukti lainnya adalah pernyataan kepolisian bahwa tidak pernah ada rekaman pembicaraan antara Anggodo Widjojo dengan anggota KPK terkait upaya penyuapan oleh Anggodo itu.

"Berpijak pada fakta sudah sangat clear. Fakta-fakta mulai banyak bermunculan. Jika dipaksakan ke pengadilan, kami siap," kata Alex.
 
Pernyataan kesiapan tim pengacara Bibit-Chandra maju ke pengadilan, sama dengan pernyataan Bibit-Chandra sebelumnya. Ketika banding Pengadilan Tinggi Negeri Jakarta menolak upaya banding Kejaksaan Agung dalam perkara yang sama, Juni lalu, Bibit dan Chandra kepada wartawan beritasatu menyatakan siap ke pengadilan.
 
"Ya siaplah," kata Bibit dan Chandra, saat itu (lihat "Bibit-Chandra Siap Diadli').

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon