Kuliner Lebaran Warisan Turun-Temurun
Minggu, 19 Agustus 2012 | 06:23 WIB
Santapan Lebaran selalu dinantikan untuk dicicipi bersama keluarga di hari yang fitri.
Saat hari raya Idul Fitri tiba, sudah pasti banyak makanan khas yang tersedia untuk disantap bersama keluarga.
Banyak pula yang telah memimpikan kelezatan menu favoritnya karena hanya ada setahun sekali di hari raya.
Yup, kuliner hari raya lebaran ini, yang merupakan hari dimana kaum muslimin merayakan kemenangannya melawan hawa nafsu selama sebulan untuk menahan lapar dan haus, sudah pasti memiliki cerita tersendiri selama turun temurun.
Kalau sudah begini, tidak sabar rasanya ingin cepat menyantap hidangan istimewa apa saja yang biasanya selalu disediakan oleh sebagian besar masyarakat muslim di Nusantara saat menyambut datangnya hari lebaran.
Ketupat dan Kuah Santan
Makanan ini yang terbuat dari bahan dasar Nasi dan terbungkus daun kelapa muda ini, paling banyak ditemui pada saat perayaan Lebaran di hampir semua wilayah Nusantara.
Ketupat sendiri memiliki makna filosofis yang mencerminkan berbagai kesalahan manusia dilihat dari ruwetnya anyaman bungkus ketupat, putihnya nasi melambangkan hati yang bersih dan suci setelah bermaafan dan merefleksikan keutuhan jika dilihat dari wujud ketupat.
Ada masyarakat yang memegang tradisi untuk tidak membuat ketupat di hari biasa, sehingga ketupat hanya disajikan sewaktu lebaran dan hingga lima hari sesudahnya.
Sajian pelengkap ketupat biasanya adalah adalah kuah santan yang diberi isian labu dengan beraneka bumbu dan rempah.
Semur
Masakan yang satu ini identik dengan kuah berwarna coklat pekat yang terbuat dari kecap manis, bawang merah, bawang bombay, pala, dan cengkeh.
Sebagai bahan utama biasanya menggunakan daging sapi ditambah dengan kentang. Masakan ini juga biasa divariasikan penyajiannya dengan penambahan lain sesuai dengan selera pembuatnya.
Selain dihidangkan saat perayaan hari raya Idul Fitri, semur juga kerap muncul pada acara-acara perayaan lain di berbagai penjuru nusantara, dengan citarasa dan tampilan yang disesuaikan dengan selera masyarakat setempat.
Semur sebagai merupakan salah satu kuliner sebagai hasil interaksi berbagai suku bangsa di Indonesia yang diwariskan secara turun-menurun sebagai salah satu identitas kuliner Indonesia.
Opor
Masakan yang satu ini menggunakan bahan utama daging ayam dan sudah menjadi masakan yang sangat dikenal di seluruh Indonesia.
Opor ayam sebenarnya adalah ayam rebus yang diberi bumbu kental dari santan yang ditambah berbagai bumbu seperti serai, kencur, dan sebagainya.
Dalam tradisinya, perayaan Lebaran biasanya dibuat meriah dengan membuat ketupat yang disajikan dengan opor ayam dan sambal goreng ati.
Rendang
Masakan dengan citarasa pedas yang berasal dari tanah Minang ini sangat digemari dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia saat perayaan hari raya lebaran.
Tahun lalu, makanan yang sensasional ini dinobatkan sebagai hidangan paling lezat di dunia berdasar survei CNN Go.
Adapun jenis rendang yang biasa disajikan saat lebaran, biasanya ada dua yaitu rendang kering dan rendang basah.
Masakan ini menggunakan daging sapi sebagai bahan utama, tetapi dikenal pula berbagai jenis bahan daging lainnya yang dimasak sesuai bumbu dan cara membuat rendang.
Kue Kering
Saat lebaran tiba, kue-kue kering atau makanan ringan biasanya selalu memenuhi meja sajian di ruang tamu.
Salah satu kue yang sering disajikan tiap rumah adalah kue nastar. Kue yang satu ini sangat identik dengan perayaan Idul Fitri di Indonesia.
Kue yang berbentuk bulat dan berwarna kuning dengan bagian atas agak mengkilat yang berisikan selai nanas dan stroberi. Ada juga varian kue nastar yang lain yaitu ada potongan kayu cengkeh yang ditancapkan diatasnya.
Selain kue nastar, masih ada beberapa jenis kue kering lain yang selalu disediakan saat lebaran tiba seperti putri salju, kastengels, lidah Kucing, dan masih banyak lagi.
Saat hari raya Idul Fitri tiba, sudah pasti banyak makanan khas yang tersedia untuk disantap bersama keluarga.
Banyak pula yang telah memimpikan kelezatan menu favoritnya karena hanya ada setahun sekali di hari raya.
Yup, kuliner hari raya lebaran ini, yang merupakan hari dimana kaum muslimin merayakan kemenangannya melawan hawa nafsu selama sebulan untuk menahan lapar dan haus, sudah pasti memiliki cerita tersendiri selama turun temurun.
Kalau sudah begini, tidak sabar rasanya ingin cepat menyantap hidangan istimewa apa saja yang biasanya selalu disediakan oleh sebagian besar masyarakat muslim di Nusantara saat menyambut datangnya hari lebaran.
Ketupat dan Kuah Santan
Makanan ini yang terbuat dari bahan dasar Nasi dan terbungkus daun kelapa muda ini, paling banyak ditemui pada saat perayaan Lebaran di hampir semua wilayah Nusantara.
Ketupat sendiri memiliki makna filosofis yang mencerminkan berbagai kesalahan manusia dilihat dari ruwetnya anyaman bungkus ketupat, putihnya nasi melambangkan hati yang bersih dan suci setelah bermaafan dan merefleksikan keutuhan jika dilihat dari wujud ketupat.
Ada masyarakat yang memegang tradisi untuk tidak membuat ketupat di hari biasa, sehingga ketupat hanya disajikan sewaktu lebaran dan hingga lima hari sesudahnya.
Sajian pelengkap ketupat biasanya adalah adalah kuah santan yang diberi isian labu dengan beraneka bumbu dan rempah.
Semur
Masakan yang satu ini identik dengan kuah berwarna coklat pekat yang terbuat dari kecap manis, bawang merah, bawang bombay, pala, dan cengkeh.
Sebagai bahan utama biasanya menggunakan daging sapi ditambah dengan kentang. Masakan ini juga biasa divariasikan penyajiannya dengan penambahan lain sesuai dengan selera pembuatnya.
Selain dihidangkan saat perayaan hari raya Idul Fitri, semur juga kerap muncul pada acara-acara perayaan lain di berbagai penjuru nusantara, dengan citarasa dan tampilan yang disesuaikan dengan selera masyarakat setempat.
Semur sebagai merupakan salah satu kuliner sebagai hasil interaksi berbagai suku bangsa di Indonesia yang diwariskan secara turun-menurun sebagai salah satu identitas kuliner Indonesia.
Opor
Masakan yang satu ini menggunakan bahan utama daging ayam dan sudah menjadi masakan yang sangat dikenal di seluruh Indonesia.
Opor ayam sebenarnya adalah ayam rebus yang diberi bumbu kental dari santan yang ditambah berbagai bumbu seperti serai, kencur, dan sebagainya.
Dalam tradisinya, perayaan Lebaran biasanya dibuat meriah dengan membuat ketupat yang disajikan dengan opor ayam dan sambal goreng ati.
Rendang
Masakan dengan citarasa pedas yang berasal dari tanah Minang ini sangat digemari dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia saat perayaan hari raya lebaran.
Tahun lalu, makanan yang sensasional ini dinobatkan sebagai hidangan paling lezat di dunia berdasar survei CNN Go.
Adapun jenis rendang yang biasa disajikan saat lebaran, biasanya ada dua yaitu rendang kering dan rendang basah.
Masakan ini menggunakan daging sapi sebagai bahan utama, tetapi dikenal pula berbagai jenis bahan daging lainnya yang dimasak sesuai bumbu dan cara membuat rendang.
Kue Kering
Saat lebaran tiba, kue-kue kering atau makanan ringan biasanya selalu memenuhi meja sajian di ruang tamu.
Salah satu kue yang sering disajikan tiap rumah adalah kue nastar. Kue yang satu ini sangat identik dengan perayaan Idul Fitri di Indonesia.
Kue yang berbentuk bulat dan berwarna kuning dengan bagian atas agak mengkilat yang berisikan selai nanas dan stroberi. Ada juga varian kue nastar yang lain yaitu ada potongan kayu cengkeh yang ditancapkan diatasnya.
Selain kue nastar, masih ada beberapa jenis kue kering lain yang selalu disediakan saat lebaran tiba seperti putri salju, kastengels, lidah Kucing, dan masih banyak lagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




