Agustus, Kunjungan Wisman ke DKI Turun 98,22 Persen
Kamis, 1 Oktober 2020 | 21:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke DKI Jakarta pada tahun 2020 turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari dampak pandemi Covid-19 yang sudah mulai terasa sejak Maret 2020 di Ibu Kota.
Kepala BPS DKI Jakarta, Buyung Airlangga mengatakan, kunjungan wisman ke DKI Jakarta hingga Agustus 2020 hanya mencapai angka 4.487 pengunjung. Pengunjung ini masuk ke Jakarta melalui Bandara Soekarno Hatta sebanyak 4.469 kunjungan dan Bandara Halim Perdanakusuma sebanyak 18 kunjungan.
"Kunjungan wisman Agustus 2020 jika dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan Agustus tahun sebelumnya menurun sangat tajam. Pada Agustus 2019, kunjungan wisma berjumlah 251.808 kunjungan, sementara Agustus tahun ini sebanyak 4.487. Jadi, penurunan 98,22 persen," ujar Buyung saat konferensi pers, di Jakarta, Kamis (1/10/2020).
Berdasarkan data BPS DKI Jakarta, pada Januari 2020, jumlah kunjungan wisman masih di angka 173.000-an kunjungan. Kemudian turun pada Februari 2020 di angka 131.000-an kunjungan. Penurunan tajam mulai terjadi pada Maret 2020, yakni hanya sebanyak 52.000-an kunjungan.
Penurunan drastis terjadi pada April dan Mei 2020 di mana masing-masing pada dua bulan ini, kunjungan wismannya hanya 400-an pengunjung. Mulai Juni 2020, jumlah wisman yang berkunjung ke Jakarta kembali naik sebanyak 900-an kunjungan.
"Jumlah kunjungan pada Juli 2020 sebanyak 3.146 kunjungan dan naik pada Agustus 2020 sebanyak 4.487 kunjungan. Jadi, jika dibandingkan Juli 2020, kunjungan wisman ke Jakarta mengalami kenaikan sebesar 42,63 persen," ungkap Buyung.
Lebih lanjut, Buyung mengatakan, dari jumlah 4.487 wisman yang berkunjung ke DKI Jakarta, terbanyak berasal dari Tiongkok sebanyak 36,17 persen. Lalu disusul kunjungan dari Korea Selatan 11,08 persen, Jepang 6,64 persen, Amerika Serikat 5,28 persen dan Perancis 2,56 persen dan sisanya berasal dari negara-negara lain.
"Sementara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jakarta pada Agustus 2020 turun dibandingkan Juli 2020. Pada Juli 2020, TPK hotel sebesar 41,03 persen dan turun pada Agustus 2020 di mana TPK hotel sebesar 36,18 persen. Demikian juga jika dibandingkan dengan Agustus 2019 dengan TPK hotel sebesar 58,11 persen," pungkas Buyung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




