Kabut Asap masih Menyelimuti Wilayah Bengkulu

Senin, 17 September 2012 | 12:50 WIB
SW
B
Ilustrasi Kabut Asap
Ilustrasi Kabut Asap (Antara)
Kabut asap tipis sampai sekarang masih menyelimuti wilayah Bengkulu menyusul musim kemarau masih berlanjut di daerah ini.

Namun, kabut asap tersebut belum mengganggu aktivitas masyarakat Bengkulu.

Dari pantuan Suara Pembaruan, Senin (17/9), kabut asap di Bengkulu muncul pada  sore dan pagi hari. Akan tetapi, kabut tersebut belum mengganggu jarak pandang  karena asap yang menyelimuti daerah ini masih tipis.

Selain itu, jika ada angin berhembus kabut asap langsung hilang, sehingga tidak mengganggu jarak pandang bagi pengendara kendaraan roda dua dan empat. Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bengkulu saat ini diduga berasal daerah tenggga, yakni Jambi dan Sumsel.

Sebab, selama musim kemarau kebakaran hutan di dua provinsi itu  cukup luas, sehingga asap dari kebakaran hutan di Jambi dan Sumsel  sampai ke Bengkulu, seperti yang terjadi sekarang.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu, Risman Sipayung, di  Bengkulu, Senin (17/9), membenarkan kabut asap yang menyelimuti wilayah  daerah ini berasal dari kiriman daerah tetangga.

Sebab, sampai sekarang tidak ada hutan di Bengkulu yang terbakar.  Demikian pula titik api yang pernah ditemukan di wilayah Bengkulu sudah  padam.

"Jadi, kabut asap yang melanda Bengkulu jelas berasal dari daerah  tetangga, yakni Jambi dan Sumsel," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat Bengkulu tidak  melakukan pembakaran lahan pada musim kemarau, karena selain dapat  menyebabkan kebakaran hutan juga menimbulkan kabut asap.

Dinas Kehutanan Bengkulu juga terus melakukan pemantauan kebakaran  hutan di daerah ini dengan menempatkan sejumlah personel polisi  kehutanan (Polhut) di kawasan hutan yang rawan terbakar.

Dengan demikian, jika ada hutan terbakar dapat langsung dipadamkan,  sehingga titik api tidak menyebarkan hutan yang ada di sekitarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon