Seekor Anjing Tunggui Makam Tuannya Selama Enam Tahun
Senin, 17 September 2012 | 21:43 WIB
"Sepertinya Capitan tidak ingin meninggalkan Manuel sendiri di malam hari."
Anjing dikenal sebagai binatang peliharaan yang setia. Hal tersebut bukanlah isapan jempol belaka, banyak kisah di seluruh dunia yang menceritakan tentang kesetiaan seekor anjing peliharaan kepada pemilik atau tuannya.
Kisah Hachiko, seekor anjing dari Jepang yang tidak beranjak dari stasiun kereta api demi menunggu pemiliknya yang tak kunjung datang lantaran meninggal saat perjalanan pulang, membuka mata jika anjing merupakan 'sahabat' manusia.
Kisah mengharukan juga terjadi di Argentina. Seekor anjing tampak setia berada di samping makam tuannya, selama enam tahun terakhir. Anjing dari ras German tersebut menjadi pusat perhatian, saat masyarakat yang berziarah ke tempat pemakanan umum di Cordoba.
Sang anjing yang diketahui bernama Capitan, menunggu tanpa meninggalkan area pemakaman. Ia hanya melihat-lihat sekitar, lantas kemudian duduk. Hal itu dilakukannya selama enam tahun, sejak tuannya meninggal tahun 2006.
Menariknya, Capitan sebenarnya tidak ikut saat pemakaman Manuel Guzman, sang pemilik. Namun seminggu kemudian setelah Guzman meninggal, Capitan pergi meninggalkan rumah dan seakan ada yang menuntunnya, ia pun langsung ke lokasi pemakaman.
"Kami tidak pernah membawa ke pemakaman. Tapi ia sangat tahu jalan ke tempat itu seakan ada yang menuntunnya. Ini semua masih menjadi misteri," ujar Veronica Guzman, istri Manuel.
Setiap Minggu, selama enam tahun terakhir, keluarga Guzman selalu berziarah ke makam Guzman sekaligus menengok keadaan Capitan. Seringkali Capitan dibawa pulang ke rumah, namun sebelum malam, ia sudah kembali di samping makam tuannya.
"Sepertinya Capitan tidak ingin meninggalkan Manuel sendiri di malam hari," ujar Veronica.
Direktur pemakaman, Hector Baccega mengungkapkan, jika stafnya merasa bertanggungjawab atas kesehatan dan kehidupan anjing yang mencuri perhatian tersebut. Ia pun telah menginstruksikan stafnya untuk memberi makan dan merawat anjing tersebut.
"Siang hari Capitan suka berjalan-jalan berkeliling kuburan, namun tidak lama. Kami jadi tahu kebiasaannya, setiap pukul 6 sore, ia berbaring di atas kuburan dan berada di sana sepanjang malam," ujar Hector.
Pihak keluarga Guzman sudah menyerah untuk membawa Capitan kembali ke rumah. Mereka pun akhirnya memahami jika Capitan tidak bisa dipisahkan dari pemiliknya.
Anjing dikenal sebagai binatang peliharaan yang setia. Hal tersebut bukanlah isapan jempol belaka, banyak kisah di seluruh dunia yang menceritakan tentang kesetiaan seekor anjing peliharaan kepada pemilik atau tuannya.
Kisah Hachiko, seekor anjing dari Jepang yang tidak beranjak dari stasiun kereta api demi menunggu pemiliknya yang tak kunjung datang lantaran meninggal saat perjalanan pulang, membuka mata jika anjing merupakan 'sahabat' manusia.
Kisah mengharukan juga terjadi di Argentina. Seekor anjing tampak setia berada di samping makam tuannya, selama enam tahun terakhir. Anjing dari ras German tersebut menjadi pusat perhatian, saat masyarakat yang berziarah ke tempat pemakanan umum di Cordoba.
Sang anjing yang diketahui bernama Capitan, menunggu tanpa meninggalkan area pemakaman. Ia hanya melihat-lihat sekitar, lantas kemudian duduk. Hal itu dilakukannya selama enam tahun, sejak tuannya meninggal tahun 2006.
Menariknya, Capitan sebenarnya tidak ikut saat pemakaman Manuel Guzman, sang pemilik. Namun seminggu kemudian setelah Guzman meninggal, Capitan pergi meninggalkan rumah dan seakan ada yang menuntunnya, ia pun langsung ke lokasi pemakaman.
"Kami tidak pernah membawa ke pemakaman. Tapi ia sangat tahu jalan ke tempat itu seakan ada yang menuntunnya. Ini semua masih menjadi misteri," ujar Veronica Guzman, istri Manuel.
Setiap Minggu, selama enam tahun terakhir, keluarga Guzman selalu berziarah ke makam Guzman sekaligus menengok keadaan Capitan. Seringkali Capitan dibawa pulang ke rumah, namun sebelum malam, ia sudah kembali di samping makam tuannya.
"Sepertinya Capitan tidak ingin meninggalkan Manuel sendiri di malam hari," ujar Veronica.
Direktur pemakaman, Hector Baccega mengungkapkan, jika stafnya merasa bertanggungjawab atas kesehatan dan kehidupan anjing yang mencuri perhatian tersebut. Ia pun telah menginstruksikan stafnya untuk memberi makan dan merawat anjing tersebut.
"Siang hari Capitan suka berjalan-jalan berkeliling kuburan, namun tidak lama. Kami jadi tahu kebiasaannya, setiap pukul 6 sore, ia berbaring di atas kuburan dan berada di sana sepanjang malam," ujar Hector.
Pihak keluarga Guzman sudah menyerah untuk membawa Capitan kembali ke rumah. Mereka pun akhirnya memahami jika Capitan tidak bisa dipisahkan dari pemiliknya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Gelar Gladi Resik Sambut Jenazah Mayor Zulmi di Rumah Duka




