Kemenpera Bangun Rusunawa Sekolah Tinggi Perikanan
Kamis, 20 September 2012 | 18:21 WIB
Pembangunan rusunawa ini sesuai dengan kesepakatan bersama antara Kemenpera dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
KARAWANG - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) mahasiswa Sekolah Tinggi Perikanan (STP) di Karawang, Jawa Barat. Rusunawa setinggi tiga lantai tersebut akan digunakan oleh 284 mahasiswa.
Menteri Perumahan Rakyat menuturkan, pembangunan rusunawa ini sesuai dengan kesepakatan bersama antara Kemenpera dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). "Dalam kesepakatan tersebut juga akan dibangun rumah untuk PNS di lingkup KKP," ujar dia saat peresmian pembangunan kampus teaching factory STP di Karawang, Jawa Barat, hari ini.
Rusunawa mahasiswa STP dibangun di dalam area kampus seluas 15,3 hektare (ha) yang merupakan lahan hibah dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Satu menara rusunawa tersebut berketinggian tiga lantai dengan luas lantai dasar 1.187 meter persegi. Adapun jumlah unit hunian yang disediakan sebanyak 71 unit yang berdaya tampung 284 mahasiswa. Proyek ini akan selesai dibangun pada 2014.
Selain membangun rusunawa mahasiswa, Kemenpera juga memfasilitasi pembangunan rumah umum bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak 300 unit yang dibangun di area seluas 6 hektare. Rumah umum ini juga didukung oleh prasarana sarana utilitas (PSU) dan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Hal ini sesuai kesepakatan bersama antara Kemenpera dan KKP bersurat Nomor 04/SKB/M/2012 dan Nomor 01/MEN-KP/KB/II/2012 tanggal 7 Februari 2012 tentang Pengadaan Perumahan di Lingkungan KKP.
Kemenpera, sambungnya, juga akan memfasilitasi bedah rumah bagi para nelayan sebanyak 16.000 unit rumah sesuai permintaan Kementerian Kelautan Perikanan di seluruh Indonesia, termasuk di Karawang yang dikenal memiliki banyak nelayan. Dari 16.000 unit itu sekitar 6.800 rumah sudah direalisasikan, sedangkan sisanya masih dalam tahap verifikasi. "Diharapkan, akhir tahuni ini semua bisa diserap seluruhnya, karena ini program pemerintah," kata Djan.
Deputi Perumahan Formal Kemenpera Pangihutan Marpaung mengungkapkan, rusunawa ini merupakan bagian dari 33 rusunawa perguruan tinggi yang dibangun pada tahun ini. Sedangkan rusunawa yang akan dibangun pada tahun ini sebanyak 211 rusunawa. "Sekitar 75 tower untuk pondok pesantren, 33 menara perguruan tinggi, dan sisanya untuk TNI/AD, dan pekerja," tandas dia.
Di tempat yang sama, Menteri Kelautan dan Perikana Sharif C Soetardjo mengungkapkan, kampus teaching factory STP ini akan ditingkatkan statusnya menjadi Institut Kelautan dan Perikanan Nasional (IKPN). Peningkatan status kampus STP merupakan langkah strategis KKP guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
“Kami berterima kasih kepada Kemenpera yang telah menetapkan STP sebagai salah satu dari 30 kampus penerima bantuan pembangunan rusunawa untuk mahasiswa,” ujar Sharif.
KARAWANG - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) mahasiswa Sekolah Tinggi Perikanan (STP) di Karawang, Jawa Barat. Rusunawa setinggi tiga lantai tersebut akan digunakan oleh 284 mahasiswa.
Menteri Perumahan Rakyat menuturkan, pembangunan rusunawa ini sesuai dengan kesepakatan bersama antara Kemenpera dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). "Dalam kesepakatan tersebut juga akan dibangun rumah untuk PNS di lingkup KKP," ujar dia saat peresmian pembangunan kampus teaching factory STP di Karawang, Jawa Barat, hari ini.
Rusunawa mahasiswa STP dibangun di dalam area kampus seluas 15,3 hektare (ha) yang merupakan lahan hibah dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Satu menara rusunawa tersebut berketinggian tiga lantai dengan luas lantai dasar 1.187 meter persegi. Adapun jumlah unit hunian yang disediakan sebanyak 71 unit yang berdaya tampung 284 mahasiswa. Proyek ini akan selesai dibangun pada 2014.
Selain membangun rusunawa mahasiswa, Kemenpera juga memfasilitasi pembangunan rumah umum bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak 300 unit yang dibangun di area seluas 6 hektare. Rumah umum ini juga didukung oleh prasarana sarana utilitas (PSU) dan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Hal ini sesuai kesepakatan bersama antara Kemenpera dan KKP bersurat Nomor 04/SKB/M/2012 dan Nomor 01/MEN-KP/KB/II/2012 tanggal 7 Februari 2012 tentang Pengadaan Perumahan di Lingkungan KKP.
Kemenpera, sambungnya, juga akan memfasilitasi bedah rumah bagi para nelayan sebanyak 16.000 unit rumah sesuai permintaan Kementerian Kelautan Perikanan di seluruh Indonesia, termasuk di Karawang yang dikenal memiliki banyak nelayan. Dari 16.000 unit itu sekitar 6.800 rumah sudah direalisasikan, sedangkan sisanya masih dalam tahap verifikasi. "Diharapkan, akhir tahuni ini semua bisa diserap seluruhnya, karena ini program pemerintah," kata Djan.
Deputi Perumahan Formal Kemenpera Pangihutan Marpaung mengungkapkan, rusunawa ini merupakan bagian dari 33 rusunawa perguruan tinggi yang dibangun pada tahun ini. Sedangkan rusunawa yang akan dibangun pada tahun ini sebanyak 211 rusunawa. "Sekitar 75 tower untuk pondok pesantren, 33 menara perguruan tinggi, dan sisanya untuk TNI/AD, dan pekerja," tandas dia.
Di tempat yang sama, Menteri Kelautan dan Perikana Sharif C Soetardjo mengungkapkan, kampus teaching factory STP ini akan ditingkatkan statusnya menjadi Institut Kelautan dan Perikanan Nasional (IKPN). Peningkatan status kampus STP merupakan langkah strategis KKP guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
“Kami berterima kasih kepada Kemenpera yang telah menetapkan STP sebagai salah satu dari 30 kampus penerima bantuan pembangunan rusunawa untuk mahasiswa,” ujar Sharif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




