Jadi Target Rasis, Obi Mikel Tutup Akun Twitter
Jumat, 21 September 2012 | 05:29 WIB
Pihak Chelsea mengakui mereka mendapat informasi dari polisi.
Gelandang Chelsea asal Nigeria, John Obi Mikel, terpaksa menutup akun Twitter-nya setelah mendapat rentetan pelecehan rasial. Mikel mendapat penghinaan buntut kesalahan yang dilakukannya pada pertandingan melawan Juventus.
Mikel menghapus akunnya dari situs mikro-blogging itu kurang dari 24 jam setelah blundernya berkontribusi pada gol penyama kedudukan Juventus di Stamford Bridge.
Chelsea awalnya menegaskan bahwa merupakan kebetulan semata, saat Mikel memutuskan untuk menghapus akun 'Mikel12Official' yang baru ia buat pada awal tahun ini. Belakangan, pihak Chelsea mengakui mereka mendapat informasi dari polisi, setelah menyadari bahwa terjadi pelecehan rasial pada Mikel.
"Kami telah menyadari bahwa terdapat kicauan rasis yang ditujukan kepada Mikel, yang benar-benar tidak dapat diterima, menjijikkan, dan mengerikan," demikian bunyi pernyataan Chelsea.
"Kami mendapat informasi dari polisi dan memberi tindakan mendukung sekuat mungkin."
Serangkaian kicauan rasis muncul setelah Mikel menolak dipersalahkan atas gol penyama Juventus. "Jika ingin memberi alasan, saya dapat melakukannya. Namun, saya memberikan bola itu. Saya mengangkat tangan, kami terus maju." "Saya minta maaf untuk kesalahan itu, namun itu bukan alasan."
Gelandang Chelsea asal Nigeria, John Obi Mikel, terpaksa menutup akun Twitter-nya setelah mendapat rentetan pelecehan rasial. Mikel mendapat penghinaan buntut kesalahan yang dilakukannya pada pertandingan melawan Juventus.
Mikel menghapus akunnya dari situs mikro-blogging itu kurang dari 24 jam setelah blundernya berkontribusi pada gol penyama kedudukan Juventus di Stamford Bridge.
Chelsea awalnya menegaskan bahwa merupakan kebetulan semata, saat Mikel memutuskan untuk menghapus akun 'Mikel12Official' yang baru ia buat pada awal tahun ini. Belakangan, pihak Chelsea mengakui mereka mendapat informasi dari polisi, setelah menyadari bahwa terjadi pelecehan rasial pada Mikel.
"Kami telah menyadari bahwa terdapat kicauan rasis yang ditujukan kepada Mikel, yang benar-benar tidak dapat diterima, menjijikkan, dan mengerikan," demikian bunyi pernyataan Chelsea.
"Kami mendapat informasi dari polisi dan memberi tindakan mendukung sekuat mungkin."
Serangkaian kicauan rasis muncul setelah Mikel menolak dipersalahkan atas gol penyama Juventus. "Jika ingin memberi alasan, saya dapat melakukannya. Namun, saya memberikan bola itu. Saya mengangkat tangan, kami terus maju." "Saya minta maaf untuk kesalahan itu, namun itu bukan alasan."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




