Pencuri Bobol Dinding 2 Swalayan di Denpasar
Rabu, 10 Oktober 2012 | 17:05 WIB
Para pelaku berhasil membobol Giant dan Toko Gunung di kompleks Libbi Plaza, Jalan Teuku Umar, Denpasar.
Kawanan pencuri membobol dinding dua toko swalayan di kompleks Libbi Plaza, Jalan Teuku Umar, Denpasar, dinihari tadi, untuk menguras barang dagangan di dalamnya.
"Saya hendak masuk dari pintu sebelah selatan, namun pintu tidak bisa dibuka. Lalu saya pindah ke pintu utama di sebelah utara untuk mencari tahu penyebab macetnya dan ternyata terkunci dari dalam," kata I Ketut Sri Utama, petugas keamanan Libbi Plaza, hari ini
Menurut dia, pintu di sebelah selatan ternyata telah dikunci dari dalam dengan menggunakan sebuah kunci dan menemukan barang-barang di kasir Giant dan Toko Gunung Agung dalam keadaan berantakan. "Saya mulai curiga karena waktu menutup toko kemarin (Selasa) tidak ada yang mengunci dari dalam," ungkap dia.
Dia kemudian mengecek di sekitar lokasi dan menemukan tembok berlubang di sebelah utara berukuran 50 x 60 centimeter. Melihat hal tersebut, pihak menajemen melapor ke Mapolsek Denpasar Barat.
Selang beberapa jam kemudian, tim gabungan dari Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, dan Polda Bali langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat melakukan olah TKP, petugas menemukan lubang lain di tembok toko buku Gunung Agung dengan ukuran diamter sekitar 30x30 centimeter.
Sementara itu, Supervisor Toko Buku Gunung Agung, Gede Wirawan mengatakan bahwa tidak ada barang yang hilang dari tokonya meski ditemukan adanya lubang. "Sampai saat ini, belum ada barang yang hilang. Hanya bagian kasir yang diacak-acak, tapi tidak ada yang diambil," ujarnya.
Pelaku diduga melakukan aksinya pada malam hari atau Selasa malam, dari lahan kosong yang berada di sebelah utara Libbi Plaza. Kawanan pencuri itu diduga menyasar brankas di supermarket dan toko buku yang berada di meja kasir namun tidak berhasil mengambil barang berharga di dalam brankas di dua lokasi, meskipun telah dirusak.
Sementara itu, Kepala Polsek Denpasar Barat, AKP Leo Martin Pasaribu ditemui di TKP enggan berkomentar mengenai aksi jebol tembok yang sudah terjadi dua kali hanya dalam seminggu di wilayah hukumnya. Sebelumnya kasus serupa terjadi di sebuah toko di Jalan Kargo Denpasar, Senin (8/10) lalu.
Kawanan pencuri membobol dinding dua toko swalayan di kompleks Libbi Plaza, Jalan Teuku Umar, Denpasar, dinihari tadi, untuk menguras barang dagangan di dalamnya.
"Saya hendak masuk dari pintu sebelah selatan, namun pintu tidak bisa dibuka. Lalu saya pindah ke pintu utama di sebelah utara untuk mencari tahu penyebab macetnya dan ternyata terkunci dari dalam," kata I Ketut Sri Utama, petugas keamanan Libbi Plaza, hari ini
Menurut dia, pintu di sebelah selatan ternyata telah dikunci dari dalam dengan menggunakan sebuah kunci dan menemukan barang-barang di kasir Giant dan Toko Gunung Agung dalam keadaan berantakan. "Saya mulai curiga karena waktu menutup toko kemarin (Selasa) tidak ada yang mengunci dari dalam," ungkap dia.
Dia kemudian mengecek di sekitar lokasi dan menemukan tembok berlubang di sebelah utara berukuran 50 x 60 centimeter. Melihat hal tersebut, pihak menajemen melapor ke Mapolsek Denpasar Barat.
Selang beberapa jam kemudian, tim gabungan dari Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, dan Polda Bali langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat melakukan olah TKP, petugas menemukan lubang lain di tembok toko buku Gunung Agung dengan ukuran diamter sekitar 30x30 centimeter.
Sementara itu, Supervisor Toko Buku Gunung Agung, Gede Wirawan mengatakan bahwa tidak ada barang yang hilang dari tokonya meski ditemukan adanya lubang. "Sampai saat ini, belum ada barang yang hilang. Hanya bagian kasir yang diacak-acak, tapi tidak ada yang diambil," ujarnya.
Pelaku diduga melakukan aksinya pada malam hari atau Selasa malam, dari lahan kosong yang berada di sebelah utara Libbi Plaza. Kawanan pencuri itu diduga menyasar brankas di supermarket dan toko buku yang berada di meja kasir namun tidak berhasil mengambil barang berharga di dalam brankas di dua lokasi, meskipun telah dirusak.
Sementara itu, Kepala Polsek Denpasar Barat, AKP Leo Martin Pasaribu ditemui di TKP enggan berkomentar mengenai aksi jebol tembok yang sudah terjadi dua kali hanya dalam seminggu di wilayah hukumnya. Sebelumnya kasus serupa terjadi di sebuah toko di Jalan Kargo Denpasar, Senin (8/10) lalu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




