Perampok Swalayan di Gresik Tewas Tertembak Senjatanya Sendiri
Senin, 29 Oktober 2012 | 09:24 WIB
Pelaku diduga adalah oknum anggota TNI Angkatan Laut.
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Gresik, Jawa Timur, memastikan pelaku perampokan bersenjata yang terjadi di toko swalayan (Indomaret) Laban, Menganti Gresik, Senin (29/10) dini hari, adalah oknum anggota TNI.
Kepala Satuan Reskrim Polres Gresik, AKP M Nur Hidayat ketika dikonfirmasi Senin (29/10) pagi mengatakan, kepastian itu diketahui dari kartu identitas milik pelaku yang ditemukan. Pada KTA tersebut pelaku berpangkat Serda dari TNI AL dan berdinas di KRI SHS 990, Satban Koarmatim, Surabaya.
"Pelaku diketahui adalah anggota TNI berdasarkan KTA yang ada di dompet korban. Sedangkan untuk statusnya masih aktif atau tidak, kami masih mengecek ke kesatuannya," katanya.
Sebelumnya, saksi di lokasi kejadian hanya menyebutkan jika pelaku bercirikan tinggi besar memakai jaket, dan dalam aksinya menggunakan senjata api jenis pistol.
Dalam aksinya, pelaku masuk Indomaret sekitar pukul 23.00 WIB dengan menodongkan senjata api serta bermaksud merampas tas warna merah jambu milik kasir.
Namun, kasir kemudian melakukan perlawanan dan terjadi saling tarik-menarik senjata yang digunakan pelaku. Akhirnya keluar letusan sebanyak satu kali yang menyebabkan pelaku terkena tembakan di atas pelipis mata sebelah kanan.
"Aksi perampokan bersenjata yang dilakukan pelaku, berhasil digagalkan oleh dua karyawan setempat, dan karena adanya perlawanan dari dua karyawan, pelaku panik dan menembakan pistolnya serta mengenai pelaku sendiri," papar Nur Hidayat.
Lebih lanjut Hidayat menjelaskan, pelaku akhirnya tewas di lokasi kejadian, dan diketahui berinisial MD beralamat di Wisma Sidojangkung Indah, Blok H No 1 Menganti, Kabupaten Gresik.
Sementara, Polres Gresik kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan berkoordinasi dengan Koarmatim Surabaya karena adanya anggota TNI AL yang terlibat dalam perampokan.
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Gresik, Jawa Timur, memastikan pelaku perampokan bersenjata yang terjadi di toko swalayan (Indomaret) Laban, Menganti Gresik, Senin (29/10) dini hari, adalah oknum anggota TNI.
Kepala Satuan Reskrim Polres Gresik, AKP M Nur Hidayat ketika dikonfirmasi Senin (29/10) pagi mengatakan, kepastian itu diketahui dari kartu identitas milik pelaku yang ditemukan. Pada KTA tersebut pelaku berpangkat Serda dari TNI AL dan berdinas di KRI SHS 990, Satban Koarmatim, Surabaya.
"Pelaku diketahui adalah anggota TNI berdasarkan KTA yang ada di dompet korban. Sedangkan untuk statusnya masih aktif atau tidak, kami masih mengecek ke kesatuannya," katanya.
Sebelumnya, saksi di lokasi kejadian hanya menyebutkan jika pelaku bercirikan tinggi besar memakai jaket, dan dalam aksinya menggunakan senjata api jenis pistol.
Dalam aksinya, pelaku masuk Indomaret sekitar pukul 23.00 WIB dengan menodongkan senjata api serta bermaksud merampas tas warna merah jambu milik kasir.
Namun, kasir kemudian melakukan perlawanan dan terjadi saling tarik-menarik senjata yang digunakan pelaku. Akhirnya keluar letusan sebanyak satu kali yang menyebabkan pelaku terkena tembakan di atas pelipis mata sebelah kanan.
"Aksi perampokan bersenjata yang dilakukan pelaku, berhasil digagalkan oleh dua karyawan setempat, dan karena adanya perlawanan dari dua karyawan, pelaku panik dan menembakan pistolnya serta mengenai pelaku sendiri," papar Nur Hidayat.
Lebih lanjut Hidayat menjelaskan, pelaku akhirnya tewas di lokasi kejadian, dan diketahui berinisial MD beralamat di Wisma Sidojangkung Indah, Blok H No 1 Menganti, Kabupaten Gresik.
Sementara, Polres Gresik kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan berkoordinasi dengan Koarmatim Surabaya karena adanya anggota TNI AL yang terlibat dalam perampokan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




