Sidang 3 Polisi Malaysia Hanya untuk Redam Emosi Indonesia

Jumat, 16 November 2012 | 18:31 WIB
RW
B
Sejumlah aktivis  dari Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migrant Berdaulat (Migrant Care)  saat berunjuk rasa di depan Kedubes Malaysia di  Jakarta. FOTO: Joanito De Saojoao/ SUARA PEMBARUAN
Sejumlah aktivis dari Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migrant Berdaulat (Migrant Care) saat berunjuk rasa di depan Kedubes Malaysia di Jakarta. FOTO: Joanito De Saojoao/ SUARA PEMBARUAN
Sidang perkara pemerkosaan terhadap warga negara Indonesia (WNI) oleh tiga orang personel Polis Diraja Malaysia, bakal dilangsungkan di Penang sore ini.

Meski begitu, Anis Hidayah, Direktur Eksekutif Migrant Care, mengatakan sidang tersebut tidak lain hanyalah upaya pemerintah Malaysia untuk meredam kemarahan masyarakat Indonesia terkait pemerkosaan itu.

"Sore ini akan dilangsungkan sidang perdana. Tapi kami yakin sidang itu hanya untuk meredam emosi bangsa Indonesia," kata Anis, yang ditemui di sela-sela demonstrasi di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia di Jakarta, Jumat (16/11).

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, menurut Anis, kasus yang menimpa TKI yang bekerja Malaysia selalu mandek di tingkat penyidikan. Anis pun mengatakan bahwa kasus-kasus lama yang menimpa TKI, sampai 10 tahun masih saja di tingkat penyidikan.

"Kami tidak ingin (ini) selalu menjadi preseden buruk dalam penyelesaian kasus TKI kita di sana. Sehingga kita meminta pemerintah Malaysia untuk mengusut tuntas kasus-kasus sebelumnya," kata Anis.

Selain itu, Anis mengatakan Migrant Care mendesak agar pemerintah tidak terus mengirimkan buruh migran ke Malaysia.

Karena menurut Anis pula, mengirimkan TKI ke sana sama saja dengan mengirimkan sasaran penyiksaan atau pemerkosaan.

"Saya kira (buruh migran) sasaran eksploitasi. Saya harap pemerintah mempertimbangkan (untuk) melakukan moratorium, tidak hanya TKI dan PRT, tetapi bukan asal-asalan dan harus serius," kata Anis.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon