Edufecta Gelar Safari di 7 Kota Bersama Aptisi
Kamis, 17 Februari 2022 | 10:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Inovasi teknologi dari PT IndoSterling Technomedia Tbk (TECH), Edufecta, menggelar rangkaian safari ke tujuh kota di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan sepanjang Januari hingga Februari 2022 ini menggandeng Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi).
CEO PT Technomedia Interkom Cemerlang (TIC), Ucu Komarudin, memaparkan roadshow Edufecta-Aptisi menyasar perguruan tinggi swasta (PTS) di tiga pulau, tujuh kota. Kota yang didatangi di antaranya Lampung, Medan, Palembang, Samarinda, Balikpapan, Pontianak, dan Makassar.
"Bentuk kegiatan adalah rangkaian workshop yang menjadi kesempatan bagi civitas akademika untuk mengenal Edufecta. Kegiatan ini juga mendukung percepatan digitalisasi kampus di Indonesia, karena Edufecta hadir sebagai solusi digital kegiatan belajar dan manajemen kampus terintegrasi. Lewat kegiatan ini kami banyak mendapatkan insight berbeda di setiap kota. Hasilnya, sudah lebih dari 100 kampus swasta di tujuh kota, yang akan segera merasakan manfaat Edufecta," kata Ucu Komarudin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (17/02/2022).
PT Technomedia Interkom Cemerlang (TIC) ini merupakan anak usaha dari PT TECH Tbk. Sementara itu TECH menjadi bagian dari IndoSterling Group yang belum lama ini melalui holding-company PT IndoSterling Sarana Investa berhasil meraih komitmen investasi senilai Rp 600 miliar dari LDA Capital, sebuah private equity yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat.
Ucu Komarudin menjelaskan, rangkaian kunjungan ini bertujuan untuk mensosialisasikan Edufecta, sebuah aplikasi penyedia Sistem Informasi Manajemen Perguruan Tinggi karya TIC. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari penandatanganan kesepakatan antara Edufecta dan Aptisi pada Januari 2021. Kedua pihak sepakat berkolaborasi dalam mewujudkan upaya e-campus di seluruh Indonesia. Hal ini selaras dengan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset , dan Teknologi.
Menurut Ucu Komarudin, pihaknya tidak berhenti hanya tujuh kota saja, telah direncanakan untuk sepanjang 2022 Edufecta dan Aptisi bersafari ke perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia. "Ini adalah bentuk komitmen kami mendukung dunia pendidikan tinggi, agar siap unggul dalam menghadapi economy 4.0 dan society 5.0," tutur Ucu Komarudin.
Kegiatan Edufecta disambut antusias oleh para pengelola perguruan tinggi swasta. Aceng Kurniawan, Wakil Ketua 1 STIE STEMBI Bandung berterimakasih dengan adanya Edufecta.
"Edufecta hadir di saat tepat, dengan segala kemudahan fitur dan kecanggihan sistem yang dibangun. Kami optimistis dapat mencapai mimpi besar untuk menjadi salah satu perguruan tinggi kelas dunia," ujar Aceng Kurniawan.
Hal yang sama disampaikan Rektor Universitas Panca Sakti, Zaharuddin. "Edufecta sudah mumpuni secara sistem, dengan teknologi Edufecta, semua hal dapat dilakukan secara terintegrasi," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




