KPU Dituntut Lebih Profesional

Minggu, 6 Januari 2013 | 11:32 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Komisi Pemilihan Umum.
Komisi Pemilihan Umum. (KPU)
"Verifikasi administrasi yang lalu hanya berupa secarik kertas dengan daftar nama partai politik yang lolos dan tidak lolos."

Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat  (JPPR), Masykurudin Hafidz, mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk lebih serius dan formal dalam mengumumkan hasil verifikasi faktual partai politik, pada Senin (7/1) besok.

"Verifikasi administrasi yang lalu hanya berupa secarik kertas dengan daftar nama partai politik yang lolos dan tidak lolos. Pengumuman verifikasi kali ini, KPU harus menuangkannya dalam surat keputusan resmi tentang partai yang lolos dan disertai dengan penjelasan rinci, juga didukung data-data valid dari hasil verifikasi faktual di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota," ujarnya dalam rilis yang diterima Minggu (6/1).
 
Menurutnya, rincian penjelasan hasil verifikasi faktual ini sangat penting, terutama bagi partai politik. Sehingga, dapat membandingkan data yang  dimiliki dan disetorkan ke KPU kemarin dengan hasil verifikasi faktual. Dengan begitu, partai politik yang tidak lolos bisa dengan cepat dapat melakukan gugatan.
 
Ditambahkannya bahwa pengumuman hasil verifikasi KPU dengan rincian penjelasan juga dapat menunjukkan seberapa tinggi dan rendahnya kualitas partai politik dalam menghadapi Pemilu 2014. Misalnya, dalam hal kepengurusan 30 persen perempuan, KPU perlu membuka ke publik partai-partai mana saja yang memenuhi persyaratan keterwakilan perempuan tersebut atau partai politik yang hanya sekedar menunjukkan surat penjelasan ketidakmampuannya.
 
"Misal lain adalah soal keanggotaan, KPU perlu memberikan keterangan juga sejauh mana partai politik memang benar-benar mempunyai basis  keanggotaan yang kuat dan mengakar di daerah atau justru sebaliknya,"  terang dia.
 
Dengan penjelasan rinci seperti ini, lanjutnya, setidaknya masyarakat  pemilih kita bisa sejak awal menilai kualitas partai politik dalam  menghadapi Pemilu 2014. Untuk itulah, KPU jangan hanya terbatas dari  segi administrasi tentang lolos dan tidak lolosnya saja tetapi juga  perlu memanfaatkan kesempatan verifikasi ini sebagai peluang pendidikan  pemilih dengan memberikan informasi sejauh mana kualitas kepartaian kita.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon