Ketua Presidium Pusat: Kader ISKA Harus Jadi Agent of Change

Minggu, 31 Juli 2022 | 22:05 WIB
LT
WM
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: WM
Ketua Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) periode 2022-2026 Luky A Yusgiantoro memberikan cendera mata kepada Uskup Agung Jakarta Kardinal Mgr Ignatius Suharyo dan Menko Polhukam Mahfud MD dalam acara Pengukuhan Presidium Pusat ISKA Periode 2022-2026 di Jakarta, Minggu, 31 Juli 2022.
Ketua Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) periode 2022-2026 Luky A Yusgiantoro memberikan cendera mata kepada Uskup Agung Jakarta Kardinal Mgr Ignatius Suharyo dan Menko Polhukam Mahfud MD dalam acara Pengukuhan Presidium Pusat ISKA Periode 2022-2026 di Jakarta, Minggu, 31 Juli 2022. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) periode 2022-2026 Luky Yusgiantoro mengatakan, kader ISKA harus menjadi agen perubahan (agent of change). Selain itu, kader ISKA juga harus mampu menunjukkan sikap-sikap menjunjung tinggi martabat manusia dan kesetaraan dalam keseharian di lingkungan masing-masing.

Hal tersebut dinyatakan Luky dalam acara Pengukuhan Presidium Pusat Periode 2022-2026, Minggu (31/7/2022).

"Kami menunjukkan sebagai organisasi inklusif di lingkungan internal Katolik, kami harus menjadi organisasi yang semakin berjejaring dalam kehidupan bngsa dan bernegara. Karena itu, kader ISKA harus menjadi agent of change," kata Luky Yusgiantoro.

Luky menegaskan, ISKA akan menjadi rumah terbuka dalam setiap dialog dan dinamika kehidupan berbangsa serta menjadi organisasi pembelajaran yang terbuka dan mau belajar dari manapun. Apalagi, proses dan kemauan untuk belajar adalah ciri kualitas seseorang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon