Unhas Kirim 5 Dokter Bantu Korban Gempa Turki
Sabtu, 11 Februari 2023 | 10:26 WIB
Makassar, Beritasatu.com - Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi selatan, mengirimkan tim kemanusiaan berupa tim medis 5 orang dokter spesialis berangkat ke Turki untuk membantu korban gempa.
Tanpa acara pelepasan formal, Universitas Hasanuddin (UNHAS) ikut berperan dalam misi kemanusiaan terhadap korban gempa bumi yang mengguncang Turki dan Suriah yang menelan belasan ribu korban jiwa.
Kabag Humas Unhas, Ahmad Bahar yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut dan mengungkapkan bahwa mereka yang berangkat dalam misi kemanusiaan itu yakni Dokter M Harduian Bauski, Dokter M Phetrus Johan, Dokter M Sakti, dan Dokter Jauna Arifin serta Prof Idrus Paturusi.
"5 orang tim yang dikirim ke Turki, ini adalah tim kemanusiaan. Rutin sebenarnya dilakukan oleh Unhas kalau ada musibah, baik lokal di Indonesia maupun di negara-negara lain. 5 dokter ini terdiri dari bedah tulang, ortopedi 3 orang, 1 orang dokter ahli spesialis anastesi dan 1 orang perawat dikirim ke sana," katanya, Sabtu (11/2/2023).
Bahar mengatakan, sebelum diberangkatkan ke Turki, mereka akan bergabung dengan tim kemanusiaan utusan Pemerintah Republik Indonesia yakni tim kesehatan Kementrian Kesehatan di Jakarta.
"Tim ini saya kira sudah berangkat ke Turki, mungkin sudah sampai di Turki dan mereka berangkat dari sini bergabung dengan tim yang ada di Kementrian Kesehatan. Secara bersama-sama mereka berangkat ke Turki untuk bergabung dari berbagai perguruan tinggi dan tim kesehatan mereka berangkat," sambungnya.
Diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo beberapa hari lalu menelan belasan ribu korban jiwa. Dan lokasi terparah yakni di wilayah Turki yang berbatasan dengan Suriah.
Umumya warga Indonesia korban gempa di antaranya adalah alumni Unhas yakni Isman yang saat ini berkuliah S3 di Istanbul Ticaret University Turki dan kini telah mengungsi di tempat yang lebih aman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




