ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warga Papua Diduga Ditembak Polisi, Keluarga Korban Tuntut Rp 10 Miliar

Rabu, 12 April 2023 | 10:42 WIB
SW
BW
Penulis: Stefani Wijaya | Editor: BW
Pemalangan jalan di lokasi penembakan terhadap warga Papua di Jalan Trans Wamena - Kurulu, Distrik Libarek, Kabupaten Jayawijaya, Selasa 11 April 2023.
Pemalangan jalan di lokasi penembakan terhadap warga Papua di Jalan Trans Wamena - Kurulu, Distrik Libarek, Kabupaten Jayawijaya, Selasa 11 April 2023. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Seorang warga Kampung Libarek, Jayawijaya, Papua bernama Stevanus Wilil (22) atau SW tewas seusai diduga ditembak oleh anggota Polres Tolikara. Keluarga korban menuntut Rp 10 miliar.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (10/4/2023) sekitar pukul 16.00 WIT di Jalan Trans Wamena - Kurulu, Distrik Libarek, Kabupaten Jayawijaya.

Kemudian, polisi dari Polsek Kurulu mendapatkan laporan telah terjadi penembakan yang mengakibatkan korban SW (22) meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

"Menurut laporan yang diterima personel Polsek Kurulu, saksi pertama TS (32) mengatakan adanya pengendara atau penumpang mobil Strada warna merah dengan tujuan Kabupaten Tolikara telah melakukan penembakan terhadap warga di Kampung Libarek," kata Benny dalam keterangannya, Rabu (12/4/2023).

Dikatakan Benny, saksi kedua yaitu TS (43) mengatakan, kakak dari saksi pertama bersama temannya berada di belakang mobil pelaku penembakan. Berdasarkan informasi, diduga yang melakukan penembakan adalah personel Polri.

Menurut Benny, saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman di lapangan untuk mengungkap aksi penembakan tersebut. Pendalaman itu dilakukan dengan investigasi, mengumpulkan bukti, dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi.

"Jenazah korban juga sudah berada di RSUD Wamena untuk selanjutnya dilakukan visum," ucapnya.

Akibat kejadian itu, keluarga korban tidak terima dan melakukan pemalangan jalan di lokasi kejadian sehingga membuat kendaraan tidak bisa melintas di jalan tersebut.

Wakapolres Jayawijaya Kompol Muh Nur Bakti yang mewakili Kapolres Jayawijaya hadir untuk menemui pihak keluarga korban pada Selasa (11/4/2023) guna bernegosiasi agar pihak keluarga mau membuka palang. Sehingga, nantinya akses jalan utama dari Kabupaten Jayawijaya ke Kabupaten Tolikara, Mamberamo Tengah maupun Yalimo ataupun sebaliknya bisa berjalan lancar kembali.

Kendati demikian, pihak keluarga bersikeras tidak ingin membuka palang itu sebelum permintaan mereka dipenuhi.

"Setelah kami menemui pihak keluarga, mereka belum mau membuka palang sebelum permintaan mereka dipenuhi. Permintaan keluarga nantinya akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk bisa diambil langkah-langkah selanjutnya," ujar Bakti.

Berdasarkan hasil pertemuan antara Wakapolres Jayawijaya dengan keluarga korban, pihak keluarga menuntut uang sebesar Rp 10 miliar. Jika permintaan mereka belum dipenuhi, pihak keluarga korban belum bersedia untuk membuka akses jalan.

Selain dilakukan negosiasi, Polres Jayawijaya juga melaksanakan olah TKP guna kepentingan penyidikan terkait penanganan kasus penembakan terhadap korban.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

NASIONAL
11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

NUSANTARA
14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

NUSANTARA
Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

LIFESTYLE
Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

NASIONAL
Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon