Supriyadi Perbaiki Jalan Rusak di Lembang Seorang Diri
Jumat, 19 Mei 2023 | 10:01 WIB
Dari total panjang Jalan Sukaraja-Sukarame yang mencapai 1.775 meter, Supriadi hanya menambal jalan yang kondisinya rusak berat di beberapa titik dan kini masih dalam proses pengerjaan
"Nah sementara rencana saya ini aja yang 1.775 meter itu dari ujung atas sampai bawah pertigaan itu banyak yang rusak jadi nambal yang bolong-bolong aja, supaya enggak melebar itu bolongan nya,"ucapnya.
Supriyadi menerangkan, untuk bahan material lapisan aspal atau hotmix yang dibuang di pinggir jalan ia kumpulkan sejak pertengahan bulan puasa, lalu diangkut menggunakan mobil.
Setelah terkumpul, limbah aspal yang tercampur material lainnya kemudian diolah dengan cara dipanaskan diatas plat baja yang dirakit sendiri, sementara untuk aspal cair yang dipanaskan ia dapat hasil dari sumbangan warga.
Sedangkan untuk memadatkan aspal di jalan ia mengaku menggunakan alat seadanya. Supriyadi rela tidak dibayar asalkan kondisi jalan bisa mulus.
"Pertama dari pengusaha-pengusaha ngasih dua drum aspal cair, terus dari pengguna jalan juga dikumpulin sama anak anak karang taruna untuk beli aspalnya, kemudian bahan bahannya saya mungut dari pinggir jalan bekas bongkaran hotmix," bebernya.
Supriyadi lebih lanjut menegaskan, jalan tersebut merupakan jalur utama antar desa dan kabupaten serta akses menuju beberapa objek wisata yang sering dijadikan jalur alternatif para wisatawan di Lembang.
"Kalau wisatawan pasti, karena Google kan kalau yang dari Bandung mau ke Subang arahnya ke sini naik dari Dago lewatnya ke sini. Terus kalau dari Purwakarta dan Subang yang mau ke Bandung lewat sini juga, jadi ini jalan alternatif," paparnya.
Supriyadi mengakui banyak mendapat keluhan warga akibat rusaknya jalan tersebut. Selain tidak nyaman, jalur yang rusak itu rawan kecelakaan.
"Ada keluhan bahkan sering dan jalur seperti ini di belokan banyak yang jatuh, banyak yang celaka yang pulang dan pergi dari pasar. Sehingga saya inisiatif memperbaiki jalan ini, meskipun harus sendiri karena kalau ngajak orang kan harus dibayar. Dan saya siapnya hanya menyumbang tenaga dan mudah-mudahan ada yang peduli lah," ungkapnya.
Supriyadi berharap, ada perhatian serius baik dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah agar lebih memperhatikan infrastruktur khususnya jalan poros desa yang sangat dibutuhkan bagi warga.
"Harapan saya kepemerintah ada kebijakan lagi lah seperti dulu ada perawatan jadi jalan terurus," harapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




