ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kematian Brigadir Esco Disorot, Keluarga Tegaskan Bukan Bunuh Diri

Kamis, 4 September 2025 | 20:06 WIB
MA
JS
Penulis: Muhammad Awaludin | Editor: JJS
Ayah Brigadir Esco, Syamsul Herawadi menegaskan kematian putranya bukan karena bunuh diri.
Ayah Brigadir Esco, Syamsul Herawadi menegaskan kematian putranya bukan karena bunuh diri. (Beritasatu.com/Awaludin)

Lombok Barat, Beritasatu.com - Kematian Brigadir Esco, seorang anggota Polri, masih menjadi teka-teki. Keluarga korban dengan tegas membantah narasi bahwa Esco meninggal karena bunuh diri.

Ayah korban, Syamsul Herawadi menyatakan, kondisi jasad anaknya menunjukkan tanda-tanda kekerasan, sehingga ia percaya sang anak dibunuh dengan sengaja.

“Sudah jelas motifnya, ini pembunuhan, bukan bunuh diri. Orang bodoh saja tahu,” kata Syamsul kepada wartawan seusai diperiksa penyidik, Kamis (4/9/2025).

ADVERTISEMENT

Syamsul menggambarkan kondisi jenazah anaknya sangat mengenaskan saat pertama kali dilihat di ruang autopsi. Wajah Esco sudah tidak bisa dikenali.

“Saya lihat wajahnya tinggal tengkorak. Saya lemas, tidak kuat berdiri,” ucapnya dengan suara bergetar.

Dalam olah TKP kedua, penyidik menemukan bercak darah pada handuk dan di beberapa ruangan rumah korban. Temuan ini memunculkan dugaan bahwa lokasi tersebut adalah tempat eksekusi.

“Anjing pelacak terus mengarah ke ruangan yang sama,” ungkapnya lagi.

Kuasa hukum keluarga, Lalu Anton Hariawan menyebut, sudah ada bukti permulaan cukup untuk menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan.

“Kalau penyebabnya benda tumpul, berarti ada unsur kekerasan. Itu cukup jadi dasar penyidikan,” tegasnya.

Anton juga meminta kepada penyidik mengekstrak isi ponsel milik korban dan semua orang yang terakhir berkomunikasi dengannya.

“Kami minta semua handphone terkait disita dan diperiksa. Dari situ bisa terlihat siapa terakhir menghubungi almarhum,” jelasnya.

Salah satu kejanggalan lainnya, kata Anton, adalah fakta beberapa orang sempat menanyakan keberadaan Esco sebelum jenazah ditemukan, tetapi tidak ada tindakan lanjutan.

“Jenazah diduga sudah beberapa hari di TKP, masa tetangga tidak tahu? Ini janggal,” tambahnya.

Pihak keluarga menuntut agar penyidik tidak berhenti di tahap penyelidikan. Mereka juga mendesak agar semua pihak yang tahu namun diam turut diperiksa secara hukum.

“Kami tidak akan berhenti sampai pelaku dihukum sesuai perbuatannya,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

5 Tersangka Pembunuhan Brigadir Esco Dilimpahkan ke Jaksa

5 Tersangka Pembunuhan Brigadir Esco Dilimpahkan ke Jaksa

NUSANTARA
Kasus Kematian Brigadir Esco Memanas, Keluarga Rusak Rumah Riska

Kasus Kematian Brigadir Esco Memanas, Keluarga Rusak Rumah Riska

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon