Kemarahan Jokowi soal Produk Dalam Negeri Harus Diseriusi Para Menteri
Minggu, 27 Maret 2022 | 13:47 WIB
Meski demikian, dia mengakui ada kemungkinan produksi industri dalam negeri masih belum sebagus produk impor pada aspek teknologinya. Hanya saja, dia memandang dengan adanya permintaan dapat mendorong inovasi pada industri dalam negeri. Permintaan yang cukup akan selaras dengan peningkatan kualitas produk.
"Ini berlaku juga untuk produk-produk lain yang kerap diimpor oleh berbagai kementerian dan BUMN. Jika mereka belanja di dalam negeri, APBN tidak hanya akan menstimulasi ekonomi di dalam negeri, tetapi juga mengurangi perpindahan devisa ke luar negeri," ujar Abbas.
Baca Juga: Jokowi Ancam Reshuffle Menteri dan Dirut BUMN yang Tak Beli Produk Indonesia
Diberitakan, Jokowi mengancam akan melakukan reshuffle terhadap menteri dan direktur utama (dirut) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kalau dalam melakukan belanja barang tidak membeli produk dalam negeri atau buatan Indonesia.
"BUMN, saya sampaikan ke menteri BUMN, dah ganti dirutnya, ganti, ngapain kita? Kementerian, sama saja tapi itu bagian saya itu. Reshuffle," kata Jokowi saat memberikan Pengarahan Presiden RI Tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali, Jumat (25/3/2022).
Dia menegaskan jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju dan Dirut BUMN tidak main-main dalam membelanjakan anggaran pengadaan barang dan jasanya. Anggaran tersebut 40% harus digunakan untuk membeli barang buatan Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




