Bobby Nasution Lelang Kendaraan Dinas Pemkot Medan untuk Beli Mobil Listrik
Senin, 19 September 2022 | 19:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Wali Kota Medan Bobby Nasution menuturkan pihaknya bakal melelang sejumlah mobil dinas yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) di lingkup pemerintahannya. Uang hasil lelang tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk membeli mobil dinas berbasis listrik.
Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi soal penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas dalam rangka mempercepat peralihan ke energi terbarukan.
"Cuma yang masih ada yang masih menggunakan BBM kita coba lelang dulu sebanyak-banyaknya yang sudah bisa masuk tahun yang bisa dilelang ya lima tahun ke atas, baru setelah itu di 2023 baru nanti kita anggarkan untuk beli mobil dinas menggunakan mobil listrik," tutur Bobby di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/9/2022).
Bobby menuturkan, pihaknya tidak terburu-buru terkait pengadaan mobil listrik dalam jumlah banyak untuk kendaraan dinas. Dia menuturkan, telah menginstruksikan sekretaris daerah (Sekda) Pemkot Medan terkait kebijakan pengadaan kendaraan dinas tersebut.
"Kami akan mencoba untuk melelang kendaraan dinas yang hari ini masih digunakan, baik itu dari wali kota, wakil wali kota, sekda, sampai tingkat kepala dinas ini kita kumpulkan dulu kita minta penilaian ke KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) agar bisa kita lelang. Nanti hasil lelangnya kita untuk di tahun 2023 akan coba kita alokasikan untuk pembelian mobil dinas listrik," tutur Bobby.
Bobby menyampaikan, pihaknya ingin memulai lelang sejak tahun ini. Dia memastikan instruksi Jokowi tersebut segera diproses Pemkot Medan. Hanya saja, dia tidak menjelaskan lebih lanjut soal waktu pelaksanaan lelang tersebut. Dia hanya berharap lelang bisa dilakukan secepatnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi meneken Inpres Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pada Selasa, (13/9/2022).
Melalui Inpres tersebut, presiden berkomitmen untuk menerapkan transisi energi dari sumber fosil ke energi baru dan terbarukan untuk mengurangi emisi karbon dan menyelamatkan bumi dari ancaman perubahan iklim.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




