ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Merek China Makin Agresif, Honda Tetap Yakin dengan Citra Premium

Minggu, 7 September 2025 | 10:04 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Honda optimistis hadapi merek China dengan posisi “premium mainstream”, layanan purna jual kuat, dan rencana model baru mulai 2026.
Honda optimistis hadapi merek China dengan posisi “premium mainstream”, layanan purna jual kuat, dan rencana model baru mulai 2026. (Carscoops/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com - Honda kini menghadapi persaingan ketat dari merek mobil asal China yang semakin agresif masuk pasar global. Produk-produk mereka kerap hadir dengan harga lebih terjangkau serta fitur berlimpah. 

Namun, Presiden sekaligus CEO Honda Australia, Jay Joseph, optimistis posisi Honda sebagai merek “premium mainstream” akan membuatnya tetap kuat menghadapi kompetisi. Dalam wawancara dengan Drive, Minggu (7/9/2025),  Joseph menjelaskan bahwa Honda menempati posisi unik di pasar otomotif.

“Secara global, Honda berada di ruang khusus sebagai merek mainstream premium. Filosofi perusahaan kami adalah memberikan produk bernilai tinggi sekaligus berkualitas tinggi kepada pelanggan,” kata Joseph.

Menurutnya, Honda tidak hanya menjual mobil berdasarkan harga atau volume penjualan. “Berkat kualitas dan karakteristik unik produk kami, Honda berhasil menempati posisi sebagai produk mainstream yang premium,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Joseph menegaskan strategi itu tidak lantas membuat Honda berniat mengubah citra menjadi merek mewah.  Citra premium itu di Amerika Serikat diisi oleh oleh merek Acura. 

Hanya saja untuk wilayah yang tidak ada Acura, Honda bisa memosisikan diri sebagai brand premium.  

Lebih jauh, ia menekankan bahwa nilai Honda bukan hanya pada produk atau harga, melainkan juga layanan kepada pelanggan. “Itu sebabnya kami tidak perlu berperilaku seperti merek volume,” jelasnya.

Salah satu keunggulan Honda dibanding merek baru, khususnya dari China, ada pada keandalan layanan purnajual. Joseph mencontohkan beberapa laporan mengenai pelanggan merek baru yang harus menunggu berminggu-minggu untuk perbaikan karena ketersediaan suku cadang terbatas.

“Saya tidak bilang kami sempurna, tapi kami cukup bisa diandalkan. Honda punya jaringan nasional yang mapan. Kami bisa mengirimkan suku cadang ke dealer dalam sehari sehingga pelanggan cepat kembali ke jalan,” ujar Joseph.

Honda juga menawarkan program purnajual yang lebih menarik, seperti garansi delapan tahun dan layanan servis dengan harga tetap  selama lima tahun. Ditambah lagi, nilai jual kembali mobil Honda dinilai lebih baik dibanding merek pendatang baru, sehingga memberi ketenangan ekstra bagi konsumen.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bisnis EV Rugi Besar, Honda Fokus Perluas Pasar Motor di India

Bisnis EV Rugi Besar, Honda Fokus Perluas Pasar Motor di India

OTOTEKNO
Honda SH Vetro Blue, Saat Desain Italia Bertemu DNA Jepang

Honda SH Vetro Blue, Saat Desain Italia Bertemu DNA Jepang

OTOTEKNO
Honda Batalkan Pabrik Mobil Listrik di Kanada, Proyek Rp 170 T Kandas?

Honda Batalkan Pabrik Mobil Listrik di Kanada, Proyek Rp 170 T Kandas?

OTOTEKNO
Honda Rugi Rp 252 T, Proyek Mobil Listrik Massal Resmi Dibatalkan!

Honda Rugi Rp 252 T, Proyek Mobil Listrik Massal Resmi Dibatalkan!

OTOTEKNO
Hybrid Rasa Manual! Honda Civic RS e:HEV Punya Teknologi Oper Gigi

Hybrid Rasa Manual! Honda Civic RS e:HEV Punya Teknologi Oper Gigi

OTOTEKNO
Bedah Keunggulan Honda Giorno, Skutik Retro Paling Irit

Bedah Keunggulan Honda Giorno, Skutik Retro Paling Irit

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon