iPhone 18 dan Air 2 Dikabarkan Pakai Dynamic Island Mini
Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kabar terbaru menyebut seluruh lini iPhone 18 akan mengalami peningkatan pada desain layar. Dikutip dari GSM Arena pada Sabtu (28/3/2026), Apple dirumorkan menghadirkan Dynamic Island dengan ukuran lebih kecil di semua model, termasuk iPhone 18 standar hingga iPhone Air 2.
Sebelumnya, Apple sempat dikabarkan akan menghapus Dynamic Island sepenuhnya pada iPhone 18 Pro dan Pro Max. Namun, rumor terbaru membantah hal tersebut. Alih-alih dihilangkan, fitur ini justru akan dipertahankan dengan ukuran yang lebih kecil.
Informasi ini datang dari tipster teknologi asal China, Ice Universe, yang menyebut peningkatan ini tidak hanya terbatas pada model Pro, tetapi juga mencakup seluruh seri iPhone 18.
Dengan perubahan ini, tampilan layar akan terlihat lebih luas karena lubang kamera berbentuk pil (pill-shaped hole) pada Dynamic Island menjadi lebih kecil. Meski begitu, Apple disebut tidak akan mengubah ukuran bezel layar.
Bezel pada iPhone 18 akan tetap sama seperti generasi sebelumnya, yakni iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air. Artinya, satu-satunya peningkatan yang terlihat langsung oleh pengguna ada pada Dynamic Island yang lebih ringkas.
Selain desain, peningkatan juga dipastikan hadir dari sisi performa. Seperti tradisi Apple, seluruh model iPhone 18 akan mendapatkan pembaruan chipset yang lebih canggih.
Untuk jadwal rilis, iPhone 18 Pro dan Pro Max diperkirakan meluncur pada musim gugur tahun ini, kemungkinan bersamaan dengan perangkat lipat pertama Apple yang disebut-sebut sebagai iPhone Fold atau iPhone Ultra. Sementara itu, iPhone 18 versi standar diprediksi hadir bersama iPhone 18e dan iPhone Air 2 pada musim semi tahun berikutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Trump Sesumbar AS Mudah Buka Selat Hormuz dan Ambil Minyak Iran




