ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dramatis! Penumpang Melahirkan di Kapal Jelang Sandar di Parepare

Senin, 16 Maret 2026 | 13:22 WIB
AM
DM
Penulis: Andi Mappanyukki | Editor: DM
Suasana di atas KM Pantokrator mendadak tegang menjelang kapal sandar di Pelabuhan Nusantara Parepare, Parepare, Sulawesi Selatan, Senin, 16 Maret 2026 pagi. Di tengah ramainya arus mudik Lebaran 2026, seorang penumpang perempuan bernama Isa (36) harus dievakuasi setelah mengalami persalinan saat kapal masih dalam perjalanan.
Suasana di atas KM Pantokrator mendadak tegang menjelang kapal sandar di Pelabuhan Nusantara Parepare, Parepare, Sulawesi Selatan, Senin, 16 Maret 2026 pagi. Di tengah ramainya arus mudik Lebaran 2026, seorang penumpang perempuan bernama Isa (36) harus dievakuasi setelah mengalami persalinan saat kapal masih dalam perjalanan. (Beritasatu.com/Andi Mappanyukki)

Parepare, Beritasatu.com - Suasana di atas KM Pantokrator mendadak tegang menjelang kapal sandar di Pelabuhan Nusantara Parepare, Parepare, Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2026) pagi. 

Di tengah ramainya arus mudik Lebaran 2026, seorang penumpang perempuan bernama Isa (36) harus dievakuasi setelah mengalami persalinan saat kapal masih dalam perjalanan.

Dari pantauan di dermaga, Isa yang merupakan warga Kabupaten Jeneponto terlihat ditandu keluar dari kapal sesaat setelah bersandar. Proses evakuasi berlangsung cepat di tengah perhatian para penumpang dan petugas yang berada di pelabuhan.

ADVERTISEMENT

Tak lama berselang, tangisan bayi terdengar memecah suasana pagi di pelabuhan. Bayi yang baru saja dilahirkan tersebut kemudian dibawa keluar dari kapal oleh petugas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapten kapal Ashar menjelaskan persalinan berlangsung sangat cepat ketika kapal hampir merapat di pelabuhan. “Persalinannya lancar. Saat kapal hampir sandar, sekitar 30 menit sebelumnya sudah bukaan 3 sampai 4. Terlalu cepat sampai akhirnya melahirkan,” ujar Ashar.

Ia menambahkan, bayi tersebut lahir sekitar pukul 09.00 Wita, tepat sebelum kapal merapat di Parepare. Menurut Ashar, pihak kapal sebenarnya memiliki aturan terkait penumpang ibu hamil. Penumpang dengan usia kehamilan di atas tujuh bulan umumnya tidak diperbolehkan melakukan perjalanan laut tanpa izin khusus.

“Penumpang dengan usia kehamilan delapan bulan ke atas tidak boleh kami muat. Namun, mungkin ada yang lolos saat proses keberangkatan,” jelasnya.

Ashar juga menegaskan penumpang yang hendak berlayar dalam kondisi hamil harus memiliki izin dari petugas kesehatan pelabuhan. Dalam kasus ini, penumpang diketahui naik kapal dari Nunukan.

Setibanya di pelabuhan, petugas langsung mengevakuasi Isa dan bayinya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Peristiwa dramatis ini pun menarik perhatian banyak penumpang yang tengah berada di pelabuhan.

Kejadian tersebut menjadi salah satu momen tak terduga di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

NUSANTARA
Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

JAWA TIMUR
Arus Balik H+7 Lebaran, 1,3 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

Arus Balik H+7 Lebaran, 1,3 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

JAWA BARAT
53.185 Pemudik KA Masuk Jakarta Hari Ini, Mayoritas dari Jateng-Jatim

53.185 Pemudik KA Masuk Jakarta Hari Ini, Mayoritas dari Jateng-Jatim

JAKARTA
Nagreg Diguyur Hujan, 55.811 Kendaraan Tetap Terjang Arus Balik

Nagreg Diguyur Hujan, 55.811 Kendaraan Tetap Terjang Arus Balik

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon