ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Tangkap 1 Pelaku Penculikan Turis Ukraina di Bali

Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:21 WIB
GS
BW
Penulis: Gede Sumertayasa | Editor: BW
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy. (Antara/Rolandus Nampu)

Denpasar, Beritasatu.com - Aparat kepolisian berhasil menangkap satu tersangka dalam kasus penculikan terhadap turis asal Ukraina, Igor Komarov. Enam pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut masih dalam pengejaran dan sebagian di antaranya telah meninggalkan Indonesia.

Tersangka yang telah diamankan berinisial C. Ia ditangkap di wilayah Nusa Tenggara Barat pada Senin (23/2/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, C diketahui berperan menyewa mobil rental menggunakan paspor palsu.

Kepada penyidik, C mengaku tidak mengetahui kendaraan tersebut akan dipakai dalam tindak kriminal. Ia menyebut hanya diminta menyewa mobil oleh pihak lain dan dijanjikan bayaran sebesar Rp 6 juta.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy menjelaskan peristiwa penculikan itu terjadi pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 22.20 Wita di kawasan Jalan Raya Jimbaran, Bali.

ADVERTISEMENT

Polisi kemudian menelusuri pergerakan para pelaku melalui rekaman kamera pengawas (CCTV). Dari hasil penelusuran, terlihat satu mobil dan dua sepeda motor bergerak dari wilayah Tabanan menuju Badung, termasuk melintas di sekitar penginapan korban.

Salah satu kendaraan diketahui sempat berhenti di sebuah vila di wilayah Tabanan. Saat melakukan penyelidikan di lokasi tersebut, polisi menemukan bercak darah yang identik dengan darah yang ditemukan di dalam mobil yang digunakan para pelaku. Tempat itu diduga menjadi lokasi korban disekap sekaligus disiksa.

“Enam pelaku lainnya telah kami identifikasi, masing-masing berinisial RM, VK, AS, VN, SM, dan DH. Seluruhnya merupakan warga negara asing dan kini berstatus tersangka,” ujar Ariasandy, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, dari enam buronan tersebut, empat orang diketahui telah keluar dari wilayah Indonesia. Sementara dua lainnya diduga masih berada di Bali.

Untuk mempercepat proses penangkapan, kepolisian telah berkoordinasi dengan Interpol serta menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) dan red notice bagi para tersangka yang melarikan diri.

Di tengah proses penyelidikan, muncul unggahan video di akun Instagram @mr.terimakasih yang diduga milik warga negara Rusia bernama Sergei Domogatsky. Dalam video tersebut, korban Igor Komarov terlihat berada di atas tempat tidur dengan kondisi memprihatinkan.

Korban tampak mengalami luka lebam di wajah, bibir pecah, tubuh lemas, serta mata setengah terpejam. Dalam rekaman itu, korban diduga dipaksa membaca sebuah pernyataan tertulis yang menuduh dirinya sebagai pelaku penipuan dan pemimpin jaringan scam.

Informasi lain yang dihimpun menyebutkan, sasaran utama para pelaku sebenarnya adalah rekan Igor bernama Ermak Petrovsky. Saat kejadian, Ermak sempat melakukan perlawanan dengan menusuk salah satu pelaku sebelum akhirnya berhasil melarikan diri.

Dalam penyelidikan ini, polisi juga telah menyita sebuah mobil Toyota Alphard berwarna hitam yang diduga digunakan dalam aksi penculikan tersebut.

Ariasandy menegaskan, kepolisian masih terus memburu para tersangka yang melarikan diri sekaligus mendalami keaslian video yang beredar serta pihak yang pertama kali mengunggahnya. “Seluruh langkah penyelidikan terus kami lakukan untuk mengungkap kasus ini secara tuntas dan memastikan keamanan korban,” tegasnya.

Polda Bali juga menegaskan, kasus penculikan terhadap turis Ukraina tersebut tidak berkaitan dengan penemuan jasad mutilasi di Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar.

Meski demikian, satu terduga pelaku yang diduga berkaitan dengan aktivitas kriminal kelompok WNA tersebut telah diamankan, sedangkan penyelidikan masih terus berlanjut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT