Korban Ketiga Banjir Bandang Buleleng Ditemukan Meninggal Dunia
Minggu, 8 Maret 2026 | 20:54 WIB
Buleleng, Beritasatu.com – Tim SAR gabungan menemukan korban ketiga dari empat korban banjir bandang yang terjadi di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (8/3/2026).
Banjir bandang yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) malam melanda dua wilayah di Desa Banjar, yakni Dusun Santal dan Dusun Ambengan. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut memicu banjir bandang yang menghantam sejumlah rumah warga dan menelan empat korban jiwa.
Korban pertama yang ditemukan adalah Dewa Ketut Adi Suarjana (55). Ia ditemukan meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan mobilnya yang hampir hanyut terbawa arus banjir.
Selanjutnya, korban kedua Komang Suci (44) ditemukan pada hari kedua pencarian, Sabtu (7/3/2026). Korban ditemukan meninggal dunia di antara tumpukan ranting pohon sekitar 1,5 kilometer dari rumahnya yang terseret arus banjir.
Pada hari ketiga pencarian, Minggu (8/3/2026), tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap dua korban lainnya yang masih anak-anak. Salah satu korban akhirnya ditemukan.
Korban ketiga diketahui bernama Kadek Wahyu (12). Saat ditemukan, korban masih mengenakan kaus berwarna biru dan berada di perairan sekitar lokasi kejadian.
Dalam operasi pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di laut dan sepanjang aliran sungai. Tim dari Pos SAR Buleleng bersama Balawista menyisir kawasan dari Pantai Banjar ke arah barat menggunakan perahu karet. Sementara itu, tim dari Polair Polres Buleleng melakukan pencarian ke arah utara.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny, mengatakan korban ditemukan di perairan Dencarik dengan jarak sekitar 3,5 kilometer dari rumah korban.
Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan, yakni Putu Wini (17).
"Kita tentunya akan terus melakukan pencarian terhadap korban satu lagi yang sampai kini belum ditemukan," kata Kadek Donny.
Pencarian sementara dihentikan pada Minggu sore dan akan kembali dilanjutkan pada Senin (9/3/2026). Tim SAR gabungan akan menyisir sepanjang sungai, perairan, bibir pantai, hingga tumpukan material kayu dan lumpur yang terbawa arus banjir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PSEL di Makassar Dipercepat untuk Atasi Praktik Open Dumping
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Susunan Pemain Mallorca vs Madrid, Duo Mbappe-Brahim Diaz Jadi Tumpuan




