Macet Horor! Antrean 39 Km Denpasar-Gilimanuk, Pemudik Tempuh 20 Jam
Minggu, 15 Maret 2026 | 18:47 WIB
Jembrana, Beritasatu.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jalur Denpasar-Gilimanuk mengalami kepadatan parah hingga mencapai sekitar 39 kilometer. Kondisi ini membuat para pemudik harus menempuh perjalanan hingga hampir 20 jam untuk mencapai Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (15/3/2026).
Untuk mengurai kepadatan kendaraan menuju pelabuhan, Polres Jembrana menyiapkan sejumlah kantong parkir, salah satunya di Terminal Kargo Gilimanuk.
Terminal kargo tersebut dikhususkan bagi kendaraan roda empat dan sepeda motor, sementara bus dan truk logistik tetap diarahkan melalui jalur utama. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, rekayasa lalu lintas telah dirancang dengan memfungsikan area parkir terminal kargo sebagai buffer zone atau zona penyangga sebelum kendaraan masuk ke pelabuhan.
Terminal kargo tersebut mampu menampung hingga 250 kendaraan roda empat yang selanjutnya diarahkan melalui jalan di perkampungan warga menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Sejumlah pemudik bahkan sudah memulai perjalanan sejak Sabtu (14/3/2026) malam. Namun, hingga Minggu (15/3/2026) sore belum juga memasuki area pelabuhan.
Salah satu pemudik tujuan Jember, Jawa Timur, Dwi Asmoko, mengaku telah berangkat sejak Sabtu pukul 22.00 Wita bersama keluarganya. Meski perjalanan memakan waktu lama, ia tetap menikmati perjalanan mudik tersebut.
“Ya, di sini sudah hampir satu setengah jam antre. Kita berangkat jam sepuluh malam hari Sabtu kemarin. Ya risiko kalau mudik pasti kena macet, tetapi kami menikmati saja. Kalau capek ya istirahat,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan pemudik lainnya, Ridwan, yang berangkat dari Denpasar pada Minggu pagi pukul 07.00 Wita. Ia sempat mencari jalur alternatif sebelum akhirnya terjebak kemacetan panjang di wilayah Melaya, Jembrana.
“Saya berangkat dari Denpasar pukul 07.00 Wita. Jalur awalnya lancar, tetapi setelah sampai Kota Negara saya mencoba jalur alternatif dan akhirnya tetap bertemu kemacetan. Katanya antrean sampai 39 kilometer. Ya dinikmati saja, tidak ada mudik tanpa antrean panjang,” katanya.
Kasi Humas Polres Jembrana Putu Budi Aryana mengatakan pihak kepolisian terus berupaya mengurai kemacetan dengan membuka sejumlah kantong parkir tambahan di sepanjang jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk.
“Kami menyediakan kantong parkir di terminal kargo untuk mengalihkan kendaraan keluarga dan sepeda motor. Kendaraan tersebut diarahkan masuk terlebih dahulu sebelum menuju jalur utama,” jelasnya.
Ia menambahkan kepadatan kendaraan telah terpantau sejak Sabtu malam dan diperkirakan masih akan terjadi hingga H-3 Idulfitri.
Selain di terminal kargo, Polres Jembrana juga menyiapkan dua kantong parkir tambahan di sepanjang jalur menuju pelabuhan. Antrean kendaraan bahkan terpantau memanjang hingga wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Negara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




