Muhammadiyah Imbau Tak Ada Takbir Keliling di Bali Saat Lebaran
Selasa, 17 Maret 2026 | 04:12 WIB
Yogyakarta, Beritasatu.com - Muhammadiyah mengimbau warganya di Bali untuk tidak menggelar takbir keliling pada malam Idulfitri 1447 Hijriah karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan toleransi terhadap umat Hindu yang sedang menjalankan Nyepi.
Dikutip Antara, Selasa (17/3/2026), Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta warga Muhammadiyah serta takmir masjid Muhammadiyah di Bali untuk menahan diri tidak melaksanakan takbir keliling maupun takbir menggunakan pengeras suara.
“Khusus warga Muhammadiyah dan takmir-takmir masjid Muhammadiyah di Bali, atas nama tasamuh atau toleransi untuk tidak melakukan takbir keliling atau takbir yang menggunakan pengeras suara,” ujar Haedar di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
Di tengah imbauannya, Muhammadiyah menyarankan agar umat Islam di Bali tetap dapat merayakan malam takbiran secara sederhana di rumah masing-masing bersama keluarga. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keharmonisan antarumat beragama sekaligus tetap memaknai malam Idul Fitri dengan khidmat.
Selain itu, Haedar juga mengimbau warga Muhammadiyah dan umat Islam untuk melaksanakan salat Idulfitri di lapangan terbuka apabila kondisi memungkinkan. Namun apabila tidak memungkinkan, pelaksanaan salat Id dapat dilakukan di masjid atau tempat lain yang memadai.
Ia juga mengingatkan agar perbedaan dalam penentuan waktu Idulfitri 1447 Hijriah disikapi dengan sikap saling menghormati dan tidak menimbulkan perpecahan.
“Pada substansinya, mari Iddulfitri ini, baik dalam kesamaan maupun perbedaan, kita jadikan momentum untuk menggali dan mengimplementasikan sumber-sumber pencerahan agama bagi kehidupan kita, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, berbangsa, bernegara, hingga kehidupan global,” kata Haedar.
Melalui imbauan tersebut, Muhammadiyah berharap perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan penuh kedamaian, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Bali.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




