ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menteri PU dan Menhub Cari Solusi Urai Antrean Pelabuhan Gilimanuk

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.
Antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali. (Beritasatu.com/Sopian Hadi)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo akan berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk mencari solusi atas antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk yang terjadi saat arus mudik Lebaran 2026.

Dody mengatakan persoalan kepadatan di Gilimanuk menjadi perhatian utama pemerintah. Ia menyebut kemungkinan penambahan infrastruktur, termasuk dermaga, akan menjadi salah satu opsi yang dibahas bersama Kementerian Perhubungan.

“Kami akan diskusikan lebih lanjut dengan Menteri Perhubungan terkait penanganan di Gilimanuk, termasuk kemungkinan penambahan fasilitas,” ujar Dody dilansir dari Antara, Rabu (25/3/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, pembahasan akan dilakukan secara lebih mendalam untuk merumuskan langkah penanganan jangka panjang terhadap kepadatan di kawasan tersebut.

Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah mengoptimalkan layanan penyeberangan guna mengurai antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk selama periode Lebaran 1447 Hijriah.

Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menyampaikan arus kendaraan tetap bergerak meski sempat terjadi kepadatan tinggi. Lonjakan volume kendaraan dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak menyeberang lebih awal sebelum penutupan sementara lintasan Gilimanuk–Ketapang dan Padangbai–Lembar dalam rangka Hari Raya Nyepi pada 18–20 Maret 2026.

Selain itu, kepadatan juga dipengaruhi kondisi lalu lintas di sepanjang jalur menuju pelabuhan, termasuk aktivitas masyarakat di titik-titik layanan seperti stasiun pengisian bahan bakar dan fasilitas pendukung perjalanan lainnya.

Yossianis mengungkapkan antrean kendaraan yang sempat mencapai sekitar 36 kilometer kini mulai berangsur terurai menjadi sekitar 20 kilometer, meski masih terpantau padat.

Menurutnya, perusahaan telah mengerahkan seluruh kapasitas operasional untuk menjaga kelancaran layanan penyeberangan. Upaya tersebut meliputi optimalisasi jumlah kapal, dermaga, serta pengaturan operasional agar arus kendaraan tetap bergerak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Arus Balik Ketapang Mulai Padat, ASDP Imbau Hindari Tanggal Ini

Arus Balik Ketapang Mulai Padat, ASDP Imbau Hindari Tanggal Ini

JAWA TIMUR
Seorang Pemudik Tewas dalam Bus yang Terjebak Macet di Gilimanuk Bali

Seorang Pemudik Tewas dalam Bus yang Terjebak Macet di Gilimanuk Bali

BALI
Ini Penampakan Pelabuhan Gilimanuk Saat Nyepi di Tengah Mudik

Ini Penampakan Pelabuhan Gilimanuk Saat Nyepi di Tengah Mudik

BALI
Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Berkurang

Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Berkurang

BALI
Jelang Penutupan Pelabuhan, Antrean ke Gilimanuk Masih Puluhan Kilometer

Jelang Penutupan Pelabuhan, Antrean ke Gilimanuk Masih Puluhan Kilometer

BALI
35 Kapal Nonstop Layani Bali-Jawa Jelang Nyepi dan Lebaran

35 Kapal Nonstop Layani Bali-Jawa Jelang Nyepi dan Lebaran

BALI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT