ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Arus Balik Ketapang Mulai Padat, ASDP Imbau Hindari Tanggal Ini

Rabu, 25 Maret 2026 | 18:35 WIB
RH
BW
Penulis: Rizky Hidayatullah | Editor: BW
Para pemudik antre di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur.
Para pemudik antre di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur. (Beritasatu.com/Rizky Hidayatullah)

Banyuwangi, Beritasatu.com - Arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk mulai mengalami peningkatan sejak H+2 Lebaran atau Senin (24/3/2026). ASDP mengimbau pemudik menghindari 28 Maret dan 29 Maret 2026 untuk mengurangi kepadatan.

Berdasarkan data Posko Ketapang, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 45.615 orang. Sementara kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor sebanyak 8.417 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 4.876 unit.

Peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan tersebut menjadi tanda awal meningkatnya arus balik 2026 yang diperkirakan mencapai puncak dalam beberapa hari ke depan.

ADVERTISEMENT

Untuk mengantisipasi lonjakan, ASDP Indonesia Ferry menambah armada kapal berkapasitas besar agar proses bongkar muat kendaraan dan penumpang berjalan lebih cepat.

Sejumlah kapal yang dioperasikan antara lain KMP Portlink VII dan KMP Liputan XII milik PT Segara Luas Samudra Abadi.

Langkah itu dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang terus masuk ke kawasan pelabuhan sekaligus mencegah penumpukan antrean.

ASDP juga mengingatkan masyarakat agar menghindari waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik, yaitu pada 28-29 Maret 2026.

Secara umum, kondisi di area pelabuhan masih ramai, tetapi pergerakan kendaraan tetap terkendali. Kendaraan yang datang diarahkan ke kantong parkir sebelum masuk ke kapal sesuai jadwal keberangkatan.

Hingga kini belum terlihat antrean panjang seperti yang sempat terjadi saat arus mudik Lebaran. Salah seorang pemudik, Vian, mengaku sengaja memilih kembali lebih awal untuk menghindari kepadatan penyeberangan.

“Alhamdulillah kondisi jalan lancar, tidak ada antrean seperti saat arus mudik kemarin. Ini sudah mau masuk kapal,” ujarnya di area pelabuhan.

Ia mengatakan, pengalaman terjebak antrean panjang saat mudik menjadi alasan utama memilih berangkat lebih cepat pada arus balik kali ini.

“Saya memilih hari ini karena waktu arus mudik kondisinya sangat parah. Waktu itu saya harus antre sampai 11 jam,” pungkasnya.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Penyeberangan Padat, Truk Logistik Antre 12 Jam di Pelabuhan Ketapang

Penyeberangan Padat, Truk Logistik Antre 12 Jam di Pelabuhan Ketapang

BALI
Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

JAWA TIMUR
H+5 Lebaran, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Dipadati Pemotor ke Bali

H+5 Lebaran, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Dipadati Pemotor ke Bali

JAWA TIMUR
Pemudik Motor Dominasi Antrean di Ketapang Siang Ini

Pemudik Motor Dominasi Antrean di Ketapang Siang Ini

JAWA TIMUR
Arus Balik: Antrean Mobil dan Motor Mengular di Pelabuhan Ketapang

Arus Balik: Antrean Mobil dan Motor Mengular di Pelabuhan Ketapang

JAWA TIMUR
Arus Balik Lebaran 2026, Ketapang Mulai Dipadati Pemudik

Arus Balik Lebaran 2026, Ketapang Mulai Dipadati Pemudik

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon