ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pancasila Harus Jadi Landasan Para Kontestan Pemilu 2024

Senin, 29 Mei 2023 | 21:09 WIB
YP
FS
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: FFS
Ketua Presidium Pusat ISKA Luky Yusgiantoro bersama Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto dan para narasumber berfoto bersama seusai puncak acara Dies Natalis ke-65 ISKA di Universitas Atmajaya, Jakarta, Minggu, 28 Mei 2023.
Ketua Presidium Pusat ISKA Luky Yusgiantoro bersama Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto dan para narasumber berfoto bersama seusai puncak acara Dies Natalis ke-65 ISKA di Universitas Atmajaya, Jakarta, Minggu, 28 Mei 2023. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Bendahara Umum Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Ardy Susanto mengimbau agar Pancasila dijadikan landasan para kontestan yang bertarung di Pemilu 2024. Menurut Ardy, nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila bakal membuat demokrasi Indonesia makin substansial.

Hal ini disampaikan Ardy di sela-sela acara dies natalis ke-65 ISKA di Kampus Universitas Atmajaya, Jakarta, Minggu (28/5/2023) malam. Acara dies natalis ini dihadiri oleh Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto; Asisten Territorial TNI, Mayor Jenderal Mochamad Syafei Kasno yang mewakili Panglima TNI Laksamana H Yudo Margono; Kepala Divisi Hukum Polri, Irjen Viktor Theodorus Sihombing yang mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Pancasila harus menjadi landasan bagi semua kontestan Pemilu 2024 dalam bertarung. Nilai-nilai Pancasila, mulai dari ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah mufakat dan keadilan sosial, akan membuat pesta demokrasi Indonesia lebih substansial," ujar Ardy.

ADVERTISEMENT

Ardy menegaskan pemilu tidak sekadar menjadi ajang perebutan kekuasaan semata, tetapi menjadi ajang mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila. Untuk itu, kata dia, peserta pemilu baik partai politik, calon perseorangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan pasangan capres-cawapres, harus berpatokan pada nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan berbagai tahapan Pemilu 2024.

"Masyarakat Katolik khususnya ISKA harus menjaga ini agar pemilu benar-benar diselenggarakan dengan damai, jujur, adil dan tidak diwarnai oleh hoax, narasi kebencian, fitnah dan politisasi SARA. Karena pemilu damai, jujur dan adil adalah perwujudan dari nilai-nilai Pancasila," imbuh mantan Bendahara Umum Pemuda Katolik tiga periode ini.

Ardy juga mengaku bangga telah menjadi bagian dari ISKA yang dalam 65 tahun usianya telah berkontribusi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjunjung kemanusiaan dan kesetaraan. Dia juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak-pihak yang terlibat sehingga rangkaian acara penyelenggaraan dies natalis ke-65 ISKA bisa berjalan lancar dan sukses.

"Saya mengapresiasi seluruh panitia, pak ketum, sekjen dan bendum ISKA, serta ketua panitia yang sudah bekerja keras sehingga rangkaian acara puncak ISKA ke-65 berlangsung dengan lancar dan sukses," kata bendahara panitia ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

NASIONAL
Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon