ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tim Jokowi-Ma’ruf Jabar Siap Berjibaku Bangun Serangan Darat

Sabtu, 15 Desember 2018 | 09:06 WIB
FS
WP
Penulis: Fana F Suparman | Editor: WBP
Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah).
Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah). (Beritasatu Photo/Fana Suparman)

Bandung - Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan jajarannya bakal melancarkan serangan darat mulai awal tahun 2019. Serangan darat ini dilakukan untuk menahan laju perkembangan segmentasi suara Prabowo-Sandi di tatar Pasundan. Hal ini dikatakan Dedi saat memberikan pengarahan di Hotel Malaka, Bandung, Sabtu (15/12).
Dedi yang juga Ketua DPD Golkar Jawa Barat menyatakan, konsolidasi lapangan lebih efektif menjaring suara dibandingkan pola kampanye lainnya. Dengan konsolidasi lapangan bakal terjalin keterkaitan batin antara kandidat dengan calon konstituen. Atas dasar itu, instruksi untuk bergerak di berbagai simpul suara telah diberikan Dedi kepada kader partai pengusung dan relawan Jokowi-Ma'ruf di Jawa Barat.

"Instruksi itu sudah saya berikan sejak jauh hari. Januari tahun depan akan lebih massif. Kita berjibaku agar selisih kemenangan yang kita raih semakin jauh," katanya

Dikatakan, prestasi kerja Jokowi merupakan konten utama dan amunisi dalam konsolidasi di lapangan. Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu mencontohkan sejumlah program Jokowi yang bakal di kampanyekan, di antaranya, Program Keluarga Harapan (PKH), dan pembangunan infrastruktur. "PKH semakin dinikmati masyarakat, ini kan bagus untuk secara massif disosialisasikan. Kemudian, pembangunan infrastruktur juga begitu. Rupiah yang selalu stabil, tidak ada lonjakan harga di pasaran dan biaya sekolah yang murah juga kita sampaikan," paparnya.

Dengan serangan darat yang dibangun ini, Dedi meyakini akan memberikan dampak yang signifikan untuk pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Jawa Barat. Sebagaimana diketahui, pada Pilpres 2014, Jawa Barat menjadi momok menakutkan bagi Jokowi. Mantan Wali Kota Solo itu kalah telak dari kompetitornya, Prabowo Subianto. Dedi memastikan hasil di Pilpres 2014 tak akan terulang di Pilpres 2019. Sebaliknya, Dedi meyakini pasangan Jokowi-Ma'ruf bakal meraih hasil maksimal dengan selisih suara yang jauh atas Prabowo. "Ada banyak perubahan, Bandung Raya sudah jauh berbeda dengan keadaan di Pilpres 2014. Kawasan Purwasuka juga sama, dulu basis Pak Prabowo, sekarang sudah menjadi basis Pak Jokowi," paparnya.

ADVERTISEMENT

Daerah yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Jakarta menjadi perhatian khusus Tim Jokowi Jawa Barat. Pasalnya, daerah tersebut sering terpapar isu yang tengah hangat di Jakarta. Selain itu, Dedi mengakui daerah Priangan Timur masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf. "Wilayah itu masih diklaim mereka (Prabowo-Sandi). Tetapi, selisihnya sudah menipis karena itu kita terus genjot," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tak Sanggup Atasi Sampah, 1 Ketua RW dan 6 Ketua RT di Cipayung Mundur

Tak Sanggup Atasi Sampah, 1 Ketua RW dan 6 Ketua RT di Cipayung Mundur

JAWA BARAT
Apindo Jabar Soroti Kepastian Investasi di Tengah Kebijakan Tata Ruang

Apindo Jabar Soroti Kepastian Investasi di Tengah Kebijakan Tata Ruang

EKONOMI
Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Jadi 16 Orang

Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Jadi 16 Orang

JAWA BARAT
RUPST BJB Bagikan Dividen Rp 900 M, Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris

RUPST BJB Bagikan Dividen Rp 900 M, Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris

EKONOMI
Berakar dari Jawa Barat, Aturan Pajak Ini Kini Berlaku secara Nasional

Berakar dari Jawa Barat, Aturan Pajak Ini Kini Berlaku secara Nasional

NASIONAL
Program Gentingisasi Dorong Industri Plered, 44.000 Genting Dikirim

Program Gentingisasi Dorong Industri Plered, 44.000 Genting Dikirim

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon