ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Cak Imin Klarifikasi soal Usul Penundaan Pemilu untuk Tolong Wapres Ma'ruf Amin

Sabtu, 23 April 2022 | 00:03 WIB
YP
FS
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: FFS
Muhaimin Iskandar.
Muhaimin Iskandar. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengklarifikasi pernyataannya soal usulan wacana penundaan pemilu untuk menolong Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin. Cak Imin mengatakan, hal tersebut hanya candaan, namun ditanggapi secara serius oleh sejumlah pihak.

"Ini kan bercanda tetapi dianggap serius," ujar Cak Imin saat menyampaikan sambutan di silaturahmi Fraksi PKB, Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga: Isu Penundaan Pemilu, Cak Imin: Kalau Saya Lanjut, Digebukin Banyak Orang

Cak Imin mengatakan, dalam acara ulang tahun PMII tersebut hadir juga Wapres Ma'ruf Amin. Bahkan, kata Cak Imin, Wapres sudah bicara bahwa PMII menolak penundaan Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

"Ini yang mau pidato (di acara Ultah PMII) yang mengusulkan penundaan pemilu. Saya menjawab di forum itu penundaan pemilu kan usulan untuk bantu Kyai Ma'ruf di akhirat," ungkap dia.

Cak Imin mengaku menyampaikan itu dalam suasana bercanda. Namun, sayangnya ditanggapi secara serius termasuk oleh sejumlah pengamat.

"Pengamat bilang kualat Kyai Ma'ruf dibawa-bawa ke akhirat," katanya.

Baca Juga: Usul Tunda Pemilu untuk Tolong Wapres, Cak Imin Disebut Ngawur dan Cari Muka

Sebelumnya, Cak Imin berkelakar usulan penundaan Pemilu 2024 dalam rangka menolong KH Maruf Amin. Menurut Cak Imin, Ma'ruf Amin belum bisa berbuat banyak karena baru setahun menjabat wakil presiden sudah langsung dihantam pandemi Covid-19.

"Saya itu usul dalam rangka menolong Kiai Ma'ruf Amin, dalam rangka menolong rakyat. Kenapa menolong Kiai Ma'ruf? karena supaya nanti kalau di akhirat ditanya kurang ini, kurang itu. Mesti alasannya ya karena dua tahun pandemi enggak bisa apa-apa," ujar Cak Imin dalam pidatonya di Harlah PMII ke-62 sebagaimana dikutip dari Channel Youtube PMII Official, Selasa (19/4/2022).

Cak Imin menilai ekonomi Indonesia terpuruk akibat dilanda pandemi Covid-19 selama 2 tahun pandemi. Banyak program-program pemerintah untuk rakyat tertunda dan tak bisa direalisasikan karena fokus anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Namanya usul masa enggak boleh, emang namanya negara demokrasi enggak boleh usul?," katanya.

Baca Juga: Sejalan dengan Jokowi, Megawati Tegaskan Tolak Penundaan Pemilu

Cak Imin menambahkan dua tahun pandemi membuat pemerintah tidak bisa berbuat banyak karena stuck alias terhenti. Pertemuan dibatasi, anggaran di DPR habis untuk mengurusi pandemi. Program prioritas seperti pembangunan IKN juga belum tergarap maksimal karena dua tahun pandemi.

Meski demikian, Cak Imin menegaskan penundaan pemilu hanyalah sebatas usulan. Dia mengaku menerima jika usulannya ditolak.

"Wajar kalau ada usulan itu. Ya kalau ditolak ya enggak apa-apa namanya juga usulan. Demokrasi itu bebas usul bebas menolak. Usul diterima atau ditolak enggak perlu demo, namanya usulan, apalagi demonya pakai gebug-gebugan kaya gini," kata Cak Imin. 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KPK Dalami Aliran Uang ke Eks Sekjen Kemenaker Hery Sudarmanto

KPK Dalami Aliran Uang ke Eks Sekjen Kemenaker Hery Sudarmanto

NASIONAL
Cak Imin Minta Prabowo Tambah Rp 1 Triliun untuk UMKM

Cak Imin Minta Prabowo Tambah Rp 1 Triliun untuk UMKM

NASIONAL
Cak Imin Pastikan Penerima Bansos untuk Judol Akan Langsung Dicoret

Cak Imin Pastikan Penerima Bansos untuk Judol Akan Langsung Dicoret

NASIONAL
Gelar Resepsi Mewah, El Rumi dan Syifa Hadju Rogoh Kocek Pribadi

Gelar Resepsi Mewah, El Rumi dan Syifa Hadju Rogoh Kocek Pribadi

LIFESTYLE
Cak Imin Ajak Pemudik Belanja di Kampung untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Cak Imin Ajak Pemudik Belanja di Kampung untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

EKONOMI
Cak Imin Minta Pers Konsisten Berpihak pada Kebenaran

Cak Imin Minta Pers Konsisten Berpihak pada Kebenaran

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon