ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wakapolda Metro Jaya Bantah Anggotanya "Restui" Pembubaran Diskusi di Kemang

Senin, 30 September 2024 | 09:39 WIB
IO
BW
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: BW
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy (tengah) saat jumpa pers kasus pembubaran diskusi pada sebuah hotel di Jakarta, Minggu, 29 September 2024.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy (tengah) saat jumpa pers kasus pembubaran diskusi pada sebuah hotel di Jakarta, Minggu, 29 September 2024. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com -
Wakapolda Metro Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy membantah anggotanya membiarkan pembubaran diskusi di Kemang. Dia mengeklaim bahwa anggotanya ikut terluka buntut aksi anarkis yang dilakukan para pelaku.

"Buktinya kemarin juga ada insiden penganiayaan yang dilakukan oleh mereka terhadap petugas satpam," ucapnya di Jakarta, Senin (30/9/2024).

Dikatakan, ada anggota intelijen berpakaian preman juga jadi korban dari aksi para pelaku.

ADVERTISEMENT

Polda Metro Jaya buka suara terkait video para pelaku pembubaran diskusi di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, pamit ke polisi.

Wakapolda Metro Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, hal tersebut merupakan etika.

"Mereka (pelaku) dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan mereka mengatakan bahwa ini sebagai bentuk wujud etika kami, pamit dengan petugas anggota yang ada di situ," ucapnya.

Kendati demikian, kata Djati, pihaknya bakal terus mendalami aksi pamitan tersebut, termasuk memeriksa anggotanya.

"Kita akan melakukan evaluasi, investigasi ke dalam terhadap petugas-petugas yang kemarin terlibat aksi pengamanan. Apakah terindikasi dia melakukan pelanggaran SOP (standard operating procedure) dan sebagainya," imbuh dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon