Banjir di Tol Jakarta-Tangerang Akibat Curah Hujan Tinggi
Minggu, 8 Maret 2026 | 16:34 WIB
Tigaraksa, Beritasatu.com – Jasa Marga menyebut banjir yang menggenangi ruas Tol Jakarta–Tangerang Kilometer (KM) 24 pada Minggu (8/3/2026) disebabkan tingginya curah hujan selama dua hari terakhir.
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Ginanjar Bekti R, mengungkapkan kondisi tersebut membuat aliran kali di sekitar lokasi tidak mampu menampung debit air.
“Genangan disebabkan tingginya curah hujan dalam dua hari terakhir sehingga mengakibatkan banjir di kawasan permukiman dan jalan tol,” ujar Bekti saat dikonfirmasi di Tangerang, Banten, Minggu (8/3/2026) dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Tangerang berdampak pada arus lalu lintas di Tol Jakarta-Tangerang, tepatnya di KM 24 arah Bitung, yang sempat mengalami kepadatan cukup parah.
Namun, seiring hujan mulai reda dan genangan air berangsur surut, kondisi lalu lintas hingga siang hari dilaporkan mulai kembali normal.
“Saat ini sebagian besar titik genangan sudah surut dan ruas tol dapat kembali beroperasi normal. Tersisa dua titik genangan, yakni di KM 10+800 ruas Tol Jakarta–Tangerang arah Tangerang serta di akses keluar Gerbang Tol Karang Tengah Barat (KTB), yang menyebabkan akses KTB ditutup sementara sejak pukul 07.45 WIB,” jelasnya.
Ia menambahkan, genangan air di ruas tol tersebut sempat menutupi bahu luar jalan. Saat ini, petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi yang masih terdampak.
“Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan imbauan di lapangan guna mengantisipasi gangguan kendaraan akibat genangan air,” katanya.
Bekti menyebutkan, pihaknya bersama para pemangku kepentingan (stakeholder) terkait terus mempercepat penanganan genangan serta melakukan koordinasi untuk langkah penanganan yang diperlukan.
Selain itu, sebanyak lima unit pompa air dikerahkan di dua titik banjir untuk mempercepat proses penyedotan air.
Sementara itu, untuk mengurangi kepadatan kendaraan, pihak kepolisian bersama petugas Jasa Marga mengatur arus lalu lintas agar situasi di lapangan tetap terkendali.
“Petugas Jasa Marga juga terus berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




