H-8 Lebaran, Terminal Kampung Rambutan Mulai Dipadati Pemudik
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai menunjukkan peningkatan pada H-8 Lebaran, Kamis (12/3/2026). Sejumlah pemudik dengan tujuan berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatra terlihat mulai memadati area tunggu terminal sejak pagi hari.
Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain mengatakan jumlah penumpang memang mulai meningkat, meski belum terlalu signifikan.
"Memang dari pagi hari sampai dengan siang hari ini sudah mulai terlihat peningkatan jumlah penumpang, tetapi masih belum signifikan. Kalau pagi ini terlihat penumpang tujuan Jawa Tengah, kemudian Jawa Barat, dan siang ini penumpang tujuan Sumatera. Kalau ke Sumatera, yang ada peningkatan itu penumpang tujuan Padang, kemudian Palembang," ujar Revi Zulkarnain di Terminal Kampung Rambutan, Kamis (12/3/2026).
Menurut Revi, untuk wilayah Jawa Tengah, tujuan yang paling banyak diminati pemudik saat ini adalah Cilacap dan Wonosobo. Sementara untuk Jawa Barat, arus penumpang didominasi pemudik dengan tujuan Cianjur dan Banjarsari.
"Mulai besok H-7 diperkirakan akan terus ada peningkatan hingga nanti sampai dengan H-3 Lebaran," jelas Revi.
Ia juga memperkirakan jumlah pemudik tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun lalu. Pada puncak arus mudik 2025, tercatat 3.224 penumpang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan. Tahun ini jumlah tersebut diperkirakan bisa mencapai 5.000 penumpang pada puncak mudik.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pengelola terminal telah menyiagakan tiga posko utama, yakni Posko Pelayanan, Posko Kesehatan, serta Posko Ramp Check.
Posko kesehatan disiapkan untuk memeriksa kondisi fisik pengemudi, termasuk melakukan tes urine. Sementara posko ramp check bertugas memeriksa kelayakan armada bus sebelum beroperasi.
Revi menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap bus yang tidak memenuhi standar keselamatan.
"Apabila tidak berfungsi atau rusak, sudah jelas kita akan setop operasi ya. Tidak ada toleransi untuk sistem utama yang langsung menyangkut aspek keselamatan, karena akan membahayakan keselamatan dari penumpang yang diangkutnya," kata Revi.
Selain itu, pihak terminal juga mengingatkan perusahaan otobus (PO) untuk mematuhi aturan tarif tiket, khususnya untuk bus kelas non-ekonomi, agar tetap sesuai dengan ketentuan tarif batas atas dan batas bawah selama musim mudik Lebaran 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Semen Padang vs Persib: Teja Bisa Ukir Rekor Baru di Tanah Kelahiran




