BEI Targetkan Transaksi Saham Syariah Naik 10 Persen di 2023
Selasa, 14 Maret 2023 | 00:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan, nilai, volume, dan frekuensi transaksi serta jumlah investor syariah di pasar modal naik 10% tahun ini dibandingkan 2022.
Kepala Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh mengatakan, nilai transaksi di pasar modal syariah BEI mencatatkan angka Rp 10,1 triliun pada tahun lalu, dengan volume dan frekuensi transaksi masing-masing Rp 29,7 miliar dan 2.664. Sedangkan jumlah investor syariah Indonesia pada tahun itu ada sebanyak 117.942.
"Target dari OJK itu (bertambah) 10.000 investor syariah (pada 2023) tetapi kami targetkan naik 10%. Berikut dengan nilai, volume, dan frekuensi transaksinya," ujar Kepala Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh dalam Edukasi Wartawan terkait Kinerja Pasar Modal Syariah di BEI, Senin (13/3/2023).
Nilai transaksi beserta volume dan frekuensi di pasar modal syariah Indonesia sejatinya turun bila dibandingkan capaian 2021, yang masing-masing mencatatkan angka Rp 12,3 triliun, 32,7 miliar transaksi, dan 3.606 frekuensi.
Capaian ini naik drastis hampir 100% dari 2020 yang masing-masing berjumlah Rp 5,5 triliun nilai transaksi, 14,9 miliar transaksi, dan 1.805 frekuensi.
Namun bila kinerja tahun ini ditargetkan naik 10% maka capaian masih belum mengungguli realisasi 2021. "Target kami tetap naik, tetapi kami harus realistis," imbuh Irwan.
Irwan menjelaskan, salah satu penyebab terbesar penurunan tersebut adalah berakhirnya masa pembatasan mobilitas masyarakat.
Dana investasi pelaku pasar modal syariah yang mayoritas golongan usia produktif yakni generasi X dan milenial, mulai digunakan untuk kebutuhan tersier, seperti jalan-jalan, menonton konser, hingga berkumpul di kafe.
"Maka dari itu, 2023 ini cukup menantang," tegas Irwan.
Sebagai upaya mencapai target tersebut, BEI mendorong lebih banyak bank untuk melakukan simplifikasi pembukaan rekening investasi atau RDN. Kemudian, melakukan edukasi dan literasi melalui kegiatan tatap muka, daring, dan hybrid. Menggelar trading bersama agar investor baru didorong langsung transaksi dan berani menanyakan kendala yang sungkan diungkapkan dalam forum.
BEI juga mengadakan IDX Islamic Challenge (I2C) untuk mendorong investor bertransaksi, yang terbaik mendapat hadiah. Kegiatan ini diselenggarakan tiga bulans sekali, sebanyak tiga kali dalam setahun.
"Tahun lalu individu, tahun ini kami akan melibatkan galeri investasi syariah. Sekarang ada sekitar 90 galeri syariah. Tahun ini kami juga sudah punya mitra untuk menggarap pilot project 10 pesantren di Jawa Tengah. Jadi selain memperluas jaringan individu kelompok dengan aktivitas lebih spesifik, sehingga berharap bukan hanya investor naik tapi ini kembali (ke 2021)," tutup Irwan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




