ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gara-gara Diskriminasi Sawit, Indonesia Akan Tunda FTA dengan Uni Eropa

Kamis, 1 Juni 2023 | 12:57 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Indonesia dan Malaysia mengecam aturan deforestasi Uni Eropa (UE) yang akan merugikan industri CPO dalam sebuah pertemuan di Brussels, Belgia Selasa 30 Mei 2023
Indonesia dan Malaysia mengecam aturan deforestasi Uni Eropa (UE) yang akan merugikan industri CPO dalam sebuah pertemuan di Brussels, Belgia Selasa 30 Mei 2023 (Istimewa)

Brussels, Beritasatu.com - Indonesia dan Malaysia akan menunda pembicaraan perdagangan dengan Uni Eropa (UE) setelah UE mendiskriminasi kelapa sawit (CPO) melalui kebijakan EU Deforestation-Free Regulation (EUDR).

Dalam kunjungannya ke Brussels pada hari Rabu (31/5/2023), Deputi Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Haji Fadillah bin Haji Yusof, mengatakan kepada Financial Times bahwa undang-undang yang baru-baru ini diadopsi oleh UE yang melarang impor produk yang berasal dari lahan yang ditebangi hutan merupakan "perlakuan yang menghukum dan tidak adil terhadap kami dan terutama terhadap petani kecil".

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, juga mengatakan bahwa kebijakan tersebut menguntungkan "perusahaan besar atau multinasional".

ADVERTISEMENT

Indonesia, yang telah melakukan negosiasi dengan UE mengenai perjanjian perdagangan bebas selama tujuh tahun, mengatakan bahwa pembicaraan tersebut tidak akan dilanjutkan sampai adanya kelonggaran lebih lanjut bagi produsen minyak kelapa sawit dalam aturan baru UE tersebut. "Kami bisa menunggu tujuh tahun lagi," tambah Hartarto, dikutipo dari Financial Times.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon