ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

EIA Sebut Persediaan Minyak AS Turun Sejak September 2023

Kamis, 21 September 2023 | 09:10 WIB
A
WP
Penulis: Antara | Editor: WDP
Ilustrasi sumur minyak lepas pantai.
Ilustrasi sumur minyak lepas pantai. (AP)

Jakarta, Beritasatu.com - Menurut laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu (20/9/2023), produksi kilang minyak mentah di Amerika Serikat telah mencapai rata-rata 16,3 juta barel per hari selama pekan yang berakhir pada 15 September. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 496.000 barel per hari dibandingkan dengan rata-rata minggu sebelumnya.

Data juga mengungkapkan bahwa kilang-kilang minyak beroperasi pada tingkat 91,9% dari kapasitas operasionalnya selama pekan lalu. Selain itu, laporan ini juga mencatat perubahan dalam produksi produk minyak. Produksi bensin meningkat menjadi rata-rata 9,7 juta barel per hari, sementara produksi bahan bakar sulingan mengalami penurunan menjadi 4,8 juta barel per hari.

Persediaan minyak mentah komersial AS, yang tidak termasuk yang ada di cadangan minyak strategis, juga mengalami penurunan sebesar 2,1 juta barel dari minggu sebelumnya, mencapai total 418,5 juta barel. Hal ini sekitar 3,0% di bawah rata-rata lima tahun pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, total persediaan bensin turun sebesar 0,8 juta barel dari minggu sebelumnya, juga berada sekitar 3,0% di bawah rata-rata lima tahun pada tahun ini. Meskipun persediaan bensin mengalami penurunan, persediaan komponen campuran justru mengalami kenaikan pada minggu lalu.

Persediaan bahan bakar sulingan mengalami penurunan sebesar 2,9 juta barel pada minggu lalu, yang berarti sekitar 14% di bawah rata-rata lima tahun pada tahun ini. Sementara itu, persediaan propana/propilena naik sebesar 1,6 juta barel dari minggu lalu, mencapai sekitar 20% di atas rata-rata lima tahun pada tahun ini.

Total persediaan minyak bumi komersial juga mengalami peningkatan sebesar 3,0 juta barel pada minggu lalu. Sementara itu, total produk yang dipasok selama periode empat minggu terakhir mencapai rata-rata 20,9 juta barel per hari, mengalami kenaikan sebesar 6,8% dari periode yang sama tahun lalu.

Dalam empat minggu terakhir, pasokan produk bensin motor mencapai rata-rata 8,8 juta barel per hari, mengalami kenaikan sebesar 2,8% dari periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, pasokan produk bahan bakar sulingan juga mencapai rata-rata 3,8 juta barel per hari selama empat minggu terakhir, mengalami peningkatan sebesar 11,5% dari periode yang sama tahun lalu. Pasokan produk bahan bakar jet mengalami peningkatan mencolok sebesar 14,2% dibandingkan dengan periode empat minggu yang sama tahun lalu.

Data ini memberikan gambaran yang jelas tentang dinamika dalam industri minyak AS selama pekan yang berakhir pada 15 September 2023, dengan perubahan dalam produksi dan persediaan produk minyak yang dapat berdampak pada pasar energi global.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Trump: Venezuela Akan Pasok hingga 50 Juta Barel Minyak ke AS

Trump: Venezuela Akan Pasok hingga 50 Juta Barel Minyak ke AS

EKONOMI
Indonesia Tambah Kuota Impor LPG dan Minyak AS Senilai US$ 10 Miliar

Indonesia Tambah Kuota Impor LPG dan Minyak AS Senilai US$ 10 Miliar

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon