Trump: Venezuela Akan Pasok hingga 50 Juta Barel Minyak ke AS
Rabu, 7 Januari 2026 | 09:45 WIB
Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan otoritas sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 juta hingga 50 juta barel minyak kepada Amerika Serikat menyusul penggulingan Presiden Nicolas Maduro. Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan media sosial pada Selasa malam waktu setempat.
Melansir CNBC, Rabu (7/1/2026), Trump mengatakan minyak tersebut akan dijual dengan harga pasar, sementara dana hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya sebagai presiden AS. Ia menegaskan dana itu akan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Trump juga mengaku telah meminta Menteri Energi AS Chris Wright untuk segera mengeksekusi rencana tersebut, termasuk pengangkutan minyak menggunakan kapal penyimpanan menuju pelabuhan bongkar muat di AS.
Menurut Trump, minyak yang akan disalurkan ke AS merupakan minyak berkualitas tinggi dan telah terbebas dari sanksi. Namun, pengumuman tersebut langsung berdampak ke pasar. Harga minyak mentah berjangka AS tercatat turun 1,3% ke level US$ 56,39 per barel setelah pernyataan itu dirilis.
Pengumuman ini muncul tiga hari setelah pasukan AS menangkap Maduro dan istrinya, Cilia Flores, di Caracas dan membawa keduanya ke New York. Maduro kini menghadapi dakwaan konspirasi perdagangan narkoba di pengadilan federal AS dan telah menyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut.
Pada sisi lain, Wall Street Journal melaporkan Trump berencana menggelar pertemuan dengan para eksekutif perusahaan minyak besar AS, termasuk Chevron, ConocoPhillips, dan Exxon Mobil, di Gedung Putih.
Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas potensi investasi besar di sektor minyak Venezuela. Saat ini, Chevron menjadi satu-satunya perusahaan minyak AS yang masih beroperasi di Venezuela.
Sementara itu, aset ConocoPhillips dan Exxon Mobil sebelumnya dinasionalisasi oleh Presiden Venezuela kala itu, Hugo Chavez, pada pertengahan 2000-an. Trump menilai perusahaan minyak AS pada akhirnya akan menanamkan investasi miliaran dolar untuk memulihkan kapasitas produksi minyak Venezuela yang menua.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




